Tiga Orang Terluka dalam Tabrakan Mini Bus di Tapanuli Selatan, Dua ASN Terluka

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Rabu, 3 April 2024 | 10:23 WIB
Inilah kondisi kedua mobil Usai insiden kecelakaan.  (Foto Humas Polda Sumut)
Inilah kondisi kedua mobil Usai insiden kecelakaan. (Foto Humas Polda Sumut)

REPORTASENTT.COM- Dua unit minibus tabrakan di jalan jurusan Padangsidimpuan dengan Panyabungan, di kilo meter 12-13 di Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Minggu (31/03/2024) sore.

Akibat tabrakan Desa Huta Holbung, Kecamatan Sayur Matinggi antara dua unit mobil mini bus ini, menyebabkan tiga orang mengalami luka ringan.

Dua orang ASN bernama Fitriana Rambe (29) dan Menizar (46), keduanya warga Desa Pudun Jae, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan.

Baca Juga: Resahkan Masyarakat Dibulan Suci Ramadhan, 74 Unit Kendaraan Balap Liar Diamankan Polisi  

“Para Korban yang mengalami luka ringan adalah, Maruli Ambarita (24), warga Kota Medan,” kata Kasat Lantas Polres Tapsel, AKP Dahnial Saragih, SH, MH, dalam rilis resminya.

Kasat meriwayatkan, Fitriana saat itu mengemudikan minibus bernomor polisi BB 1653 F. Sedangkan Maruli, mengemudikan minibus lain dengan nomor polisi BA 1809 IN.

Di dalam minibus bernomor polisi BB 1653 F itu, terdapat 5 penumpang antara lain, Menizar serta dua orang ASN lain, yakni Masroini Ritonga (44), dan Manijar Nainggolan (44). Selain itu, ada juga dua pelajar, SA (16) dan AD (16).

Baca Juga: Listrik ' Mati Hidup' Picu Kebakaran Sebuah Rumah di Sumatera Selatan

“Semua penumpang juga merupakan warga Desa Pudun Jae,” lanjutnya.

Kasat mengatakan, sebelum kejadian, Fitriana memacu kenderaannya dari arah Panyabungan menuju Kota Padangsidimpuan.

Setiba di TKP, tepatnya di Jalan agak menikung, melaju minibus lain dari arah berlawanan.

Baca Juga: Polisi Ingatkan Ormas Tidak Lakukan Pungli di Tangerang Jelang Hari Raya

Pengemudi minibus lain tersebut, adalah Maruli dengan nomor polisi BA 1809 IN.

Nahasnya, Maruli mengambil jalur agak ke kanan dengan kecepatan 30 hingga 40 Km per jam.

“Karena jarak antara kedua kendaraan sudah terlalu dekat kecelakaan tidak dapat terelakkan,” sebut Kasat.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X