Diduga Cabuli Santrinya, Pemimpin Pondok Pesantren di Sumbawa Ditetapkan Tersangka

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Selasa, 9 Juli 2024 | 21:53 WIB
Tangan diborgol ilustrasi. (Desain Tim Reportase NTT)
Tangan diborgol ilustrasi. (Desain Tim Reportase NTT)

Mendengar korban bercerita kepada temannya, ibu korban langsung naik pitan dan memutuskan melapor ke polisi.

“Korban baru tamat dari pesantren tersebut dan saat ini sedang proses pendaftaran perkuliahan,” jelas dia.

Baca Juga: Soal 11 Casis Taruna Akpol Polda NTT,  Ombudsman NTT: Kami Tidak Dilibatkan Sejak Awal Sebagai Pengawas Eksternal Seleksi

Kasus ini didampingi oleh Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Sumbawa.

Dugaan pencabulan itu terjadi di rumah terduga pelaku. Saat itu, istri terduga pelaku sedang tidak berada di rumah.

“Kejadiannya sudah sering terjadi. Korban sering bantu bersihkan rumah terduga saat istrinya libur sekolah dan berangkat ke Lombok,” terangnya.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X