Pihak keluarga kini tengah menyiapkan langkah hukum.
Baca Juga: Tertangkap Basah! Dua Nelayan di Sikka Lakukan Praktik Berbahaya Ini
Sementara itu, upaya REPORTASENTT.COM untuk menghubungi pelaku masih belum membuahkan hasil hingga Rabu pagi (23/4/2025).
Beberapa rekan aktivis PMKRI yang dihubungi mengaku tak mengenal Viktorius, namun ada informasi simpang siur bahwa ia sedang berada di Malaysia.
Kasus ini menambah panjang daftar kejahatan siber berbasis manipulasi digital dan balas dendam asmara.
Baca Juga: Dosen di Mataram Ditahan Terkait Dugaan Kasus Asusila
Polisi diharapkan segera bertindak untuk menuntaskan kasus yang mengoyak martabat korban dan berpotensi melanggar UU ITE ini.