Para peserta mengakui momen ziarah pendidikan ini membawa dampak mendalam bagi kehidupan rohani dan panggilan mereka.
Baca Juga: SMP Negeri 2 Borong Gelar Aksi Bersih Perkuburan Umum Bersama Warga Compang Tenda
Gina Stull, kepala sekolah St. Mary School di German Village, Columbus, mengaku terharu.
“Ini pengalaman yang sangat diberkati. Kami menerima banyak rahmat selama di sini,” katanya.
Stull menyebut, pengalaman rohani di Roma meneguhkan kembali tugas guru Katolik sebagai bagian dari misi Kristus.
Baca Juga: Polisi Ende Diduga Aniaya Warga hingga Meninggal, Pelaku Ditahan, Kapolres Angkat Suara
“Kita adalah tangan, kaki, mata, dan telinga-Nya. Apa yang kita terima di sini harus kami teruskan kepada guru, lalu kepada murid-murid kami.”
Adam Dufault, pengawas sekolah Katolik Keuskupan Columbus, menyampaikan kesan serupa. Ia terkesan bertemu pendidik dari berbagai benua.
“Ini mengingatkan bahwa pendidikan Katolik bersifat global. Di seluruh dunia, sekolah Katolik mengajarkan iman dan mengajak siswa untuk mengasihi serta melayani Tuhan. Itu sangat indah,” ujar Dufault.
Artikel Terkait
Razia Beruntun! Polisi Sita Ribuan Liter Miras Ilegal yang Hendak Masuk Kupang
Polisi Ende Diduga Aniaya Warga hingga Meninggal, Pelaku Ditahan, Kapolres Angkat Suara
SMP Negeri 2 Borong Gelar Aksi Bersih Perkuburan Umum Bersama Warga Compang Tenda
Terungkap, 9 Laporan dari Malaka Dibahas Ombudsman NTT: Ada Soal PPPK hingga Pemberhentian Pejabat
Hari Arwah: Makna, Sejarah, dan Tradisi Doa bagi Jiwa- jiwa yang Telah Meninggal