"Mungkin usul Pak Luhut, bukan penghapusan subsidi, tapi perbaikan skema agar subsidi tepat sasaran. Bahkan dalam Raker tahun 2023, Komisi VII dan Menteri ESDM Arifin Tasrif menyepakati bahwa penggunaan BBM subsidi jenis pertalite hanya untuk sepeda motor dan angkutan umum. Sementara itu, solar hanya diperuntukkan bagi angkutan umum, angkutan sembako, nelayan, dan petani," jelas Bambang.
Sebelumnya, Luhut sempat menyampaikan bahwa dalam dua tahun ke depan atau pada 2027, diharapkan tidak ada lagi BBM subsidi dan semua berlaku dengan satu harga.
Baca Juga: Pemerintah Flotim Minta Maaf atas Arogansi Eks Ajudan Pj Bupati yang Halangi Wartawan
Dijelaskannya, subsidi ke depan akan berbasis penerima, bukan berbasis komoditas.
"Mungkin dalam waktu dua tahun kita bisa menuju ke satu harga, tidak ada lagi subsidi untuk barang, seperti BBM Solar atau apapun. Subsidi akan diberikan untuk orang-orang yang memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi," ujar Luhut dalam acara Bloomberg Technoz Economic Outlook di Soehanna Hall, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2025).
Artikel Terkait
Pemerintah Flotim Minta Maaf atas Arogansi Eks Ajudan Pj Bupati yang Halangi Wartawan
Permintaan Maaf Tak Hapus Pelanggaran Hukum, Kasus Eks Ajudan Bupati Halangi Wartawan Terus Disorot
Hilang Terseret Arus di Pantai Watubuku- Flotim, Pemancing Ditemukan Tak Bernyawa oleh Tim SAR
Kontroversi PTN-BH: Ancaman atau Peluang bagi Perguruan Tinggi Swasta?
Mendikti Saintek Didesak Selesaikan Persoalan Tukin, PPG, dan Alokasi Beasiswa