Telkomsel Kejam! DPR Soroti Kuota Hangus, Sadarestuwati Semprot Menteri Erick Thohir

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Selasa, 8 Juli 2025 | 22:18 WIB
Menteri BUMN: Erick Thohir/ backround kartu Telkomsel.  (Foto ist/ desain tim)
Menteri BUMN: Erick Thohir/ backround kartu Telkomsel. (Foto ist/ desain tim)

 

 

REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sadarestuwati, kembali melontarkan kritik pedas terhadap Telkomsel dalam rapat bersama Menteri BUMN Erick Thohir di Gedung DPR, Selasa (8/7).

Ia menyoroti kebijakan penghangusan sisa kuota internet pelanggan yang masih berlaku secara luas di layanan Telkomsel.

“Setiap pembelian kuota pasti ada sisa saat masa tenggang habis. Tapi sisa kuota itu hangus! Harusnya bisa diakumulasikan,” semprot Sadarestuwati di hadapan Erick.

 

Baca Juga: Polres Flores Timur Bersihkan Abu Vulkanik di Jalan Nasional Larantuka–Maumere

Lebih lanjut, ia mempertanyakan ke mana perginya kuota yang sudah dibeli pelanggan namun tidak digunakan.

“Kalau saya baca, 137 juta masyarakat kita pakai gadget. Coba bayangkan berapa juta giga kuota hangus? Itu harusnya bisa jadi akumulasi. Bukan lenyap begitu saja,” tegasnya.

Tak hanya menyoroti praktik tersebut, Sadarestuwati bahkan menyindir kemungkinan bahwa sisa kuota pelanggan disulap menjadi keuntungan Telkomsel.


Baca Juga: Dampak Erupsi Lewotobi Terasa di Labuan Bajo, Warga Diminta Pakai Masker

“Kalau itu masuk di dalam keuntungan, sebesar apa keuntungannya? Kami juga ingin tahu. Ini harus dievaluasi, Pak Menteri,” tandasnya tajam.

Ini bukan kali pertama Sadarestuwati menyerang Telkomsel.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR bersama direksi PT Telkom Indonesia pada Rabu (2/7), ia secara blak-blakan menyebut Telkomsel “kejam” terhadap pelanggannya.

Baca Juga: Guru dan Nakes di Papua, Profesional Bukan Militer: TNI Beri Klarifikasi Tegas

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X