Sejarah Natal 25 Desember: Dari Tradisi Gereja Awal hingga Perayaan Global di Vatikan

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Kamis, 25 Desember 2025 | 11:24 WIB
Santa Claus dan pohon Natal. (Foto by OneAI)
Santa Claus dan pohon Natal. (Foto by OneAI)

Figur Santa Claus terinspirasi dari Santo Nikolas dari Myra, seorang uskup abad ke-4 yang dikenal karena kedermawanannya kepada anak-anak dan kaum miskin.

Nama Santa Claus berasal dari sebutan Belanda Sinterklaas, yang kemudian berkembang dalam budaya populer di Amerika Serikat.

Meski kerap hadir dalam perayaan Natal modern, Santa Claus tidak termasuk dalam ajaran doktrinal Gereja, melainkan dipahami sebagai simbol budaya tentang semangat memberi, berbagi, dan kasih kepada sesama.

 

Baca Juga: Janji Anggaran Bersih, Wabup Flotim Akui Intervensi Proyek Sulit Dihindari

 

Natal di Vatikan dan Gereja Katolik

Dalam tradisi Gereja Katolik, Natal memiliki makna teologis mendalam sebagai perayaan misteri Inkarnasi, Allah yang menjadi manusia dalam diri Yesus Kristus demi keselamatan umat manusia.

 

Paus secara tradisional memimpin Misa Malam Natal pada 24 Desember dan Misa Hari Raya Natal pada 25 Desember di Basilika Santo Petrus, Vatikan.

 

Perayaan ini diikuti umat Katolik dari berbagai negara, baik secara langsung maupun melalui siaran global.

 

Baca Juga: Di Tengah Sorotan Publik, Ridwan Kamil Akhirnya Buka Suara dan Sampaikan Permohonan Maaf

 

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X