Soal Kedatagan Paus ke Indonesia, Ini kata Konferensi Wali Gereja Indonesia

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Rabu, 10 April 2024 | 10:27 WIB
Ketua KWI Mgr.Antonius Subianto Bunjamin,  OSC dan Ignatius Kardinal Suharyo Uskup Agung Jakarta. (Foto ist.)
Ketua KWI Mgr.Antonius Subianto Bunjamin, OSC dan Ignatius Kardinal Suharyo Uskup Agung Jakarta. (Foto ist.)

"Sekarang seperti dikatakan oleh Bapa Uskup Anton, sudah ada surat surat resmi termasuk undangan dari Bapak Presiden agar Paus Fransiskus datang ke Indonesia. kita bersyukur," kata Kardinal Suharyo. 

Baca Juga: Ketidakstabilan Gender dan Ibu Pengganti, Vatikan: Ancaman Terhadap Martabat Manusia

Sejauh katq dia, kunjungan Paus Fransiskus ini tidak hanya untuk Indonesia, tetapi perjalanan Panjang, dari Indonesia akan ke Papua Nugini, akan ke Timor Leste, akan ke Singapura dan kemungkinan juga akan ke Vietnam.

"Rasa-rasanya belum pernah ada kunjungan yang meliputi lima negara yang jauhnya seperti kita ini, kita doakan agar Paus Fransiskus dikaruniai kesehatan yang memadai untuk menjalankan misi ini," katanya.

Melihat perkembangan atau rencana perjalanan seperti itu kata Kardinal Suharyo, bisa dibayangkan bahwa Paus Fransiskus tidak akan leluasa, mempunyai waktu untuk ke Indonesia.

Baca Juga: Uang 100 Juta Milik Biarawati di Atambua Dicuri, Korban Dibuntuti Saat Setor Uang di Bank

"Karena itu kita bersyukur, tetapi kita juga mesti siap untuk menerima kenyataan bahwa Paus Fransiskus, usianya sudah banyak, rencananya Panjang, maka pasti umat Katolik di Indonesia ataupun saudari- saudara kita dalam konteks lintas agama yang bisa membayangkan macam-macam acara, nanti kalau tidak kesampaian kita bisa memahami," ungkapnya. 

Ia juga mengatakan, umat Katolik sendiri di seluruh Indonesia pasti ingin satu-persatu berjabatan tangan dengan paus tetapi kita semua tahu itu yang tidak mungkin.

Dalam sejarah bangsa kita kata Kardinal, Vatikan adalah salah satu dari beberapa negara, yang pertama-tama mengakui kemerdekaan Indonesia. Dan Pada tahun 1947, sudah ada perwakilan Vatikan di Indonesia.

Baca Juga: Tiket Penyeberangan Merak-Bakauheni H-2 Ludes,  Masyarakat Diminta  Waspada Calo di Pelabuhan

"Kita merasa bahwa Pimpinan Gereja Katolik seluruh dunia sungguh-sungguh memberi perhatian kepada perjuangan kemerdekaan dan pengisian Kemerdekaan Indonesia," kata dia.

Memang kehadiran Paus Fransiskus secara fisik menjadi sangat penting dan sangat membahagiakan. 

Tetapi ia berharap bukan hanya kehadiran fisik, yang juga pesan-pesan, pikiran-pikiran Paus Fransiskus, yang Ia tulis untuk kemanusiaan mesti juga menjadi perhatian dan umat mempunyai niat untuk mempelajari pesan-pesan itu.

Baca Juga: Jutaan Orang Berkumpul di AS, Meksiko, dan Kanada Untuk Menyaksikan Gerhana Matahari Total

"Dua pesan terakhir yang sangat penting bagi kita semua adalah tulisan beliau mengenai tanggung jawab umat manusia termasuk kita semua untuk menjaga Lingkungan Hidup. Dan kedua, yang terakhir dengan judul “Fratelli Tutti”, Artinya kita semua adalah saudara. Suatu gagasan yang sangat Cemerlang bukan dalam arti hebat-hebat tetapi menjadi sangat penting untuk sejarah umat manusia pada zaman kita ini," jelasnya.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X