Hasil Monitoring BMKG, Potensi Cuaca Ekstrem Masih Mengintai di Periode Peralihan Musim

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Minggu, 28 April 2024 | 08:17 WIB
Pantauan cuaca oleh BMKG
Pantauan cuaca oleh BMKG

Salah satu ciri masa peralihan musim adalah pola hujan yang biasa terjadi pada sore hingga menjelang malam hari dengan didahului oleh adanya udara hangat dan terik pada pagi hingga siang hari.

 Baca Juga: Lima Pelaku Penangkapan Ikan Menggunakan Bom Asal Maurole Ende Diserahkan ke JPU

Hal ini terjadi karena radiasi matahari yang diterima pada pagi hingga siang hari cukup besar dan memicu proses konveksi (pengangkatan massa udara) dari permukaan bumi ke atmosfer sehingga memicu terbentuknya awan.

Karakteristik hujan pada periode peralihan cenderung tidak merata dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat.

Apabila kondisi atmosfer menjadi labil/tidak stabil maka potensi pembentukan awan konvektif seperti awan Cumulonimbus (CB) akan meningkat.

 Baca Juga: Menteri ATR-BPN Ungkapkan Kasus Mafia Tanah di Kota Kendari

Awan CB inilah yang erat kaitannya dengan potensi kilat/petir, angin kencang, puting beliung, bahkan hujan es.

Dalam dua hingga tiga hari kedepan, potensi labilitas Lokal Kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di hampir sebagian besar wilayah Indonesia.

Andri mengimbau masyarakat agar tetap tenang meski perlu tetap waspada terhadap potensi bencana terutama banjir yang sewaktu- waktu dapat terjadi, mengenali potensi bencana di lingkungan masing- masing khususnya di daerah rawan bencana, serta dengan langkah- langkah sederhana salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan, bergotong royong menjaga kebersihan dan menata lingkungan sekitarnya.

 Baca Juga: Viral di Medsos Motor Revo Muat Revo, Ini Kata Kasat Lantas Polres Flores Timur

"Pantau terus informasi peringatan dini cuaca melalui aplikasi infoBMKG untuk mendapatkan informasi yang lebih detail," tambah Andri.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X