Menkes Akui Dampak Keputusan Donald Trump: Indonesia Terancam Krisis Obat HIV, Ini Langkah Cepat Pemerintah!

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Jumat, 31 Januari 2025 | 22:24 WIB
Donald Trump,  Presiden Amerika Serikat/ Background gambar Peta Indonesia.  (Foto background by Canva/ Desain tim)
Donald Trump, Presiden Amerika Serikat/ Background gambar Peta Indonesia. (Foto background by Canva/ Desain tim)

Selain itu, Aditya menyoroti kebijakan Trump yang dapat mempengaruhi pendekatan terhadap isu gender dalam program penanggulangan HIV di Indonesia.

 Baca Juga: Viral! Fenomena 'Ubur-ubur Ikan Lele' di Medsos- dari Tilang Polisi hingga Jadi Lirik Lagu Rap

"Dalam pidato inagurasi Trump, dia secara eksplisit mengatakan kebijakan AS hanya mengakui dua gender, laki-laki dan perempuan.

Di Indonesia, program penanggulangan HIV sangat berkaitan dengan teman-teman transgender. Prevalensi HIV di kelompok transgender cukup tinggi," ujarnya dalam wawancara dengan media.

 

Langkah Pemerintah Indonesia

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga mengakui bahwa kebijakan Trump terkait penghentian bantuan medis dapat berdampak pada Indonesia.

Selain HIV, penghentian bantuan ini juga mencakup obat-obatan untuk tuberkulosis (TBC) dan malaria.

 Baca Juga: Viral! Fenomena 'Ubur-ubur Ikan Lele' di Medsos- dari Tilang Polisi hingga Jadi Lirik Lagu Rap

Namun, Budi menyatakan bahwa Indonesia sudah mulai mengurangi ketergantungan pada dana hibah AS dengan menjalin kerja sama dengan negara lain, seperti Arab Saudi dan India.

"Amerika memang membekukan semua bantuan, dan Indonesia juga terdampak. Beruntungnya, sumber hibah kita sudah lebih beragam, tidak hanya dari AS. Itu sebabnya Pak Prabowo sudah mengalokasikan dana dari APBN untuk menutupi kebutuhan, misalnya dalam penanggulangan tuberkulosis," kata Budi saat ditemui di RS Harapan Kita, Kamis, 30 Januari 2025.

Ia juga menambahkan bahwa dampak penghentian bantuan ini tidak hanya dirasakan langsung dari lembaga AS seperti CDC, tetapi juga secara tidak langsung melalui WHO dan Gavi, yang masih bergantung pada pendanaan AS.

 Baca Juga: Media Vietnam Sindir Garuda U-20 Usai Kekalahan Beruntun di Mandiri Challenge Series 2025, Indra Sjafri Pusing Jelang Laga vs India!

"Pasti akan ada dampaknya, baik dari pendanaan langsung melalui CDC atau pemerintah AS, maupun secara tidak langsung melalui WHO dan Gavi, yang sebagian besar dananya masih bergantung pada AS," katanya.

Saat ini, Kementerian Kesehatan tengah mengevaluasi dampak dari pembekuan hibah AS serta mencari alternatif sumber pendanaan lain.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X