Lebih lanjut, Mgr. Fransiskus menyebut bahwa Perpas XII menjadi momen penting bagi Gereja di wilayah Nusa Tenggara untuk duduk bersama dan mendalami solusi konkret dalam pelayanan pastoral bagi para migran dan perantau.
“Ini acara dan kegiatan kita semua. Selamat datang untuk semua di Larantuka, Keuskupan Larantuka,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Belum Terima SK, 4 ASN PPPK Flores Timur Meninggal Dunia! Ini Langkah Mengejutkan Pemda
Jalan Trans Waiwerang- Sagu Rusak Parah! Akses Lumpuh, Ekonomi Warga Klubagolit dan Sagu Nyaris Mati Total
DPR RI Buka Suara! 97 WNI Berhasil Dievakuasi, Sisanya Masih Terjebak di Tengah Konflik Iran-Israel
Dendam di Pasar Maumere: Tendangan Maut di Tengah Sengketa Utang Nyawa Melayang
Kenangan Tak Terhapuskan di Tabali: Jejak Cinta Pater Luis Diaz dalam Iman Umat Sanjuan