Di sisi lain, Mendagri menyoroti sejumlah bencana besar seperti banjir bandang dan longsor di Cilacap dan Banjarnegara, serta bencana meluas di Aceh, Sumut, dan Sumbar, sebagai peringatan bahwa ancaman bisa datang tiba-tiba.
“Kita belum tahu apa yang menghadang ke depan. Kejadiannya bisa sangat cepat, seperti di Sumatera Utara,” ujarnya.
Baca Juga: Indonesia Rawan Bencana, Ketua Komisi V DPR: Mitigasi Tak Bisa Ditunda
Faisal menutup dengan ajakan untuk memaksimalkan peringatan dini.
“Early warning harus menimbulkan early action menuju zero victim,” kata dia.
Artikel Terkait
Indonesia Rawan Bencana, Ketua Komisi V DPR: Mitigasi Tak Bisa Ditunda
Komisi III DPR Kebut RUU Penyesuaian Pidana, Cegah Kekosongan Hukum Jelang KUHP Baru 2026
Pamit setelah Satu Dekade Mengabdi, Kepala Ombudsman NTT Darius Beda Daton Tuai Apresiasi Jurnalis
Raja Charles III Sampaikan Belasungkawa atas Banjir Bandang di Indonesia dan Badai Dahsyat Negara Asia Lainnya
BMKG Peringatkan Potensi Bibit Siklon Tropis 97S, Cuaca Ekstrem Ancam Wilayah Timur Indonesia