Administrasi yang Membunuh: Di Balik Kematian Siswa SD di Ngada, Negara Absen Melindungi Anak

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Sabtu, 7 Februari 2026 | 09:29 WIB
Foto surat peninggalan almahrum sebelum meninggal. (Foto anak SD Pegang obor malam hari/ ilustrasi)
Foto surat peninggalan almahrum sebelum meninggal. (Foto anak SD Pegang obor malam hari/ ilustrasi)

 

Baca Juga: Mediasi 5 Februari 2026: Yayasan Papa Miskin RS Bukit Lewoleba Akui Skorsing Agustina Ilegal

Dokumen tersebut menunjukkan satu benang merah, sebelum seorang anak ditemukan tak bernyawa di bawah pohon cengkeh, persoalan administrasi berlarut, bantuan sosial tersendat, dan kemiskinan dibiarkan berlangsung bertahun-tahun.

Dalam celah itulah Yohanes Bastian Roja hidup, bertahan, lalu mati, tanpa perlindungan yang semestinya hadir jauh sebelum hari Kamis itu.

 

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X