REPORTASENTT.COM, KUPANG- Sebanyak 45 peserta mengikuti Computer Assisted Test (CAT) Uji Akademik dan Uji Komputer penerimaan terpadu Taruna dan Taruni AKPOL Tahun Anggaran 2026 di SMA Negeri 3 Kupang, Kamis, 7 Mei 2026.
Suasana pelaksanaan seleksi berlangsung serius dengan pengawasan ketat dari panitia dan jajaran Polda Nusa Tenggara Timur.
Kapolda NTT Rudi Darmoko hadir langsung meninjau proses seleksi bersama Karo SDM Polda NTT Juli Agung Pramono dan sejumlah pejabat utama Polda NTT.
Baca Juga: Misteri Dasar Danau Ranamese Terungkap, Pelajar 10 Tahun Ditemukan Meninggal
Dari total peserta, sebanyak 41 orang merupakan pria dan empat lainnya perempuan.
Dalam arahannya, Kapolda meminta peserta tidak mempercayai pihak yang menawarkan bantuan kelulusan.
Ia menilai seluruh tahapan seleksi AKPOL berlangsung secara terbuka dan tidak dapat dipengaruhi pihak tertentu.
Baca Juga: Rusak Hutan Lindung demi Emas, Tiga Penambang Ilegal Diciduk di Sumba Timur
“Jangan sampai kalian menjadi korban penipuan. Jangan percaya jika ada yang datang menawarkan kelulusan, baik masyarakat, anggota polisi, maupun panitia,” kata Rudi Darmoko di hadapan peserta seleksi.
Menurut dia, tidak ada pihak yang mampu menjamin kelulusan peserta, termasuk dirinya sebagai Kapolda.
Penilaian peserta sepenuhnya ditentukan hasil kemampuan dan kesiapan masing-masing calon taruna maupun taruni.
Baca Juga: Polda NTT Tangani 27 Kasus Penyelewengan BBM Subsidi, Dua Polisi Jalani Proses Etik
“Saya sebagai Kapolda juga tidak bisa menjamin kalian lulus. Kalau ada yang menawarkan bantuan, itu tidak benar,” katanya.
Kapolda juga meminta peserta segera melapor apabila menemukan dugaan percaloan selama tahapan seleksi berlangsung.
Laporan dapat disampaikan langsung kepada kepolisian maupun melalui layanan darurat 110.
Artikel Terkait
Polres Sikka Kejar Kasus TPPO hingga Jawa Barat, Kesaksian Korban Ungkap Dugaan Eksploitasi Sistematis
Tim Ditresnarkoba Polda NTT Amankan Dua Pemuda di Waioti, Paket Ternyata Berisi Gula Bubuk
Fakta Baru Kasus Anak di Belu: Keterangan Korban Berubah, Penyidik Tahan Langkah terhadap PK
Rusak Hutan Lindung demi Emas, Tiga Penambang Ilegal Diciduk di Sumba Timur
Misteri Dasar Danau Ranamese Terungkap, Pelajar 10 Tahun Ditemukan Meninggal