Bunga, Cokelat, dan Janji Sehidup Semati: Tradisi Valentine Day di Berbagai Negara

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Senin, 10 Februari 2025 | 20:06 WIB
Ilustrasi tukaran cincin. (Foto by Canva)
Ilustrasi tukaran cincin. (Foto by Canva)

- 14 Februari (Hari Valentine): Perempuan memberikan cokelat kepada laki- laki.

- 14 Maret (White Day): Laki- laki membalas dengan memberikan hadiah kepada perempuan.

 Baca Juga: Perburuan Gelap di Papua: Burung Langka Biak Numfor Diburu hingga Nyaris Punah!

- 14 April (Black Day): Bagi mereka yang tidak menerima hadiah pada dua bulan sebelumnya, mereka berkumpul untuk makan mi jajangmyeon (mi dengan saus kacang hitam) sebagai bentuk solidaritas.

3. Denmark: Bunga Putih sebagai Simbol Kasih Sayang

Di Denmark, Hari Valentine dirayakan dengan cara yang unik.

 Baca Juga: DPR RI Murka: Guru Honorer Lama Terabaikan, yang Baru Didata, Kemenpan RB Diminta Data Ulang

Alih-alih memberikan mawar merah, orang- orang saling bertukar bunga putih yang disebut snowdrops sebagai simbol kasih sayang dan persahabatan.

Selain itu, ada tradisi mengirimkan gaekkebrev, yaitu surat anonim berisi puisi atau lelucon kepada orang yang disukai.

4. Wales: Ukiran Sendok Cinta

Di Wales, tradisi merayakan cinta dilakukan pada 25 Januari, yang dikenal sebagai Hari Santo Dwynwen, santo pelindung para pecinta.

 Baca Juga: Trump Bongkar Pendapatnya: Tidak Akan Deportasi Pangeran Harry, Tapi Sebut Meghan Sebagai Pengaruh Buruk!

Pada hari ini, pasangan saling memberikan "sendok cinta" yang diukir dengan berbagai simbol seperti hati, kunci, dan gembok, yang melambangkan kunci hati penerima.

5. Italia: Pertukaran Barang Berharga

Di Italia, Hari Valentine dirayakan dengan pasangan bertukar hadiah berharga, seperti perhiasan, dan menikmati makan malam romantis bersama.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X