Lebih dari itu turnamen sepak bola, ETMC menjadi wadah integrasi sosial dan budaya antarwilayah di NTT.
Setiap edisi diselenggarakan secara bergilir di berbagai kabupaten dan kota, memberi kesempatan bagi seluruh daerah untuk menjadi tuan rumah serta mempererat persaudaraan melalui olahraga.
Pada awalnya, peserta ETMC adalah tim-tim perwakilan kabupaten.
Baca Juga: Manggarai Timur Bidik Nol Kematian Ibu dan Bayi, Ini Langkah Bupati Agas Andreas
Namun, seiring perkembangan struktur organisasi sepak bola di tingkat provinsi, klub-klub reguler juga mulai ambil bagian.
Dalam struktur kompetisi nasional, turnamen ini sempat setara dengan Liga 3 zona NTT pada periode 2017 hingga 2023.
Mulai musim 2025, statusnya berubah menjadi Liga 4 zona NTT, mengikuti penyesuaian struktur kompetisi nasional yang baru diterapkan oleh PSSI.
Baca Juga: Bukan Cari Untung, Ini Alasan Oncak Syu Dampingi Petani Secara Sukarela di Manggarai Timur
Catatan Juara dan Klub Tersukses
Selama lebih dari lima dekade penyelenggaraan, ETMC telah melahirkan banyak tim legendaris.
PSN Ngada menjadi klub tersukses dengan delapan gelar juara, yakni pada tahun 1970, 1982, 1986, 1997, 2001, 2003, 2007, dan 2023.
Disusul oleh PSK Kabupaten Kupang yang mengoleksi enam trofi, masing-masing diraih pada 1972, 1979, 1988, 1991, 1993, dan 1995.
Baca Juga: Dokter Ungkap Fakta Kematian Prada Lucky Dipersidangan
Perseftim Flores Timur, sang juara perdana, juga memiliki catatan membanggakan dengan lima gelar yang diraih pada 1968, 1969, 1974, 1978, dan 2009, meskipun beberapa edisi awal masih diperdebatkan keabsahannya.
Kemudian ada Perse Ende dengan tiga gelar juara (1999, 2017, 2022), serta Persami Maumere yang juga telah menorehkan tiga gelar (1976, 1984, 2015).
Klub lain yang pernah mencatatkan diri sebagai juara antara lain PSKK Kota Kupang (2002, 2010), PS Malaka (2019), Persamba Manggarai Barat (2013), Persada Sumba Barat Daya (2011), Persap Alor Pantar (2006), Persim Manggarai (2005), Persewa Waingapu (2004), dan Perss Soe (2000).
Baca Juga: Operasi Penertiban Sopi di Manggarai Timur Tuai Pro-Kontra di Media Sosial
Beberapa edisi ETMC tidak diselenggarakan, seperti pada 2020, 2021, dan 2024, karena pandemi dan penyesuaian kalender kompetisi nasional.
Artikel Terkait
Polda NTT Menyisir SPBU: Mencari Jejak Kecurangan di Balik Nozzle BBM Bersubsidi
Resmi Jadi Tersangka, Dokter Tifa Tegaskan Tak Akan Mundur Soal Ijazah Jokowi
Kasus Prada Lucky dan Suara Keadilan dari Filipina, Romo Kopong Kritik Sikap Danrem 161 Wirasakti Kupang
Semarak HUT ke-14 Partai NasDem, Feris Koten Ajak Warga Flores Timur Melek Politik
Lima Tersangka Korupsi Jalan Golo Welu–Orong Diserahkan ke Jaksa, Rp1,83 Miliar Dikembalikan ke Negara