Solor Fun Run 2025 Siap Digelar, Angkat Budaya dan Potensi Wisata Pulau Solor

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Kamis, 5 Juni 2025 | 17:38 WIB
Silvester Kabelen, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Flores Timur.  (Foto/ Reportase NTT)
Silvester Kabelen, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Flores Timur. (Foto/ Reportase NTT)

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Pemerintah Kabupaten Flores Timur melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan akan menggelar ajang Solor Fun Run 2025 pada 21 Juni 2025 mendatang.

Kegiatan ini tidak hanya fokus pada olahraga, tetapi juga memadukan unsur kebudayaan dan promosi pariwisata Pulau Solor.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Flores Timur, Silvester Kabelen, menjelaskan bahwa hingga Kamis (5/6/2025), jumlah peserta yang telah mendaftar mencapai 302 orang.


Baca Juga: Surga Disulap Jadi Neraka: Benny Wenda Bongkar Kolonialisme Baru di Balik Tambang Nikel Raja Ampat

“Kami masih terus membuka pendaftaran dan terus melakukan koordinasi teknis dengan tim pelaksana dan penyelenggara acara,” ujar Silvester kepada Reportase NTT.

Menurut Silvester, tujuan utama kegiatan ini adalah mengeksplorasi potensi wisata Solor, mengangkat budaya lokal, serta menciptakan iklim olahraga pariwisata di kawasan tersebut.

Sejumlah agenda telah disiapkan untuk mendukung kegiatan utama, antara lain seminar budaya yang digelar pada 20 Juni 2025 menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan.

Baca Juga: Pengundian Piala Dunia U-17 Wanita 2025 Digelar di Maroko, Ini Pembagian Pot dan Jadwalnya

Selain itu, pada pagi hari 21 Juni, sebelum lomba dimulai, akan dilaksanakan kegiatan penanaman anakan cendana sebanyak 500–600 pohon di wilayah Solor Barat.

“Penanaman ini menjadi simbol untuk mengembalikan citra Solor sebagai 'Nusa Cendana'. Bantuan bibit berasal dari CSR Dinas Kehutanan Provinsi NTT,” jelas Silvester.

Kolaborasi Lintas Kecamatan

Acara ini dipusatkan di Riang Sungai, Solor Barat, dan melibatkan tiga kecamatan, Solor Barat (tuan rumah), Solor Timur, dan Solor Selatan.

Pihak penyelenggara juga meminta dukungan dari sanggar seni di masing-masing kecamatan untuk tampil di titik start dan stop-over di Ritaebang.

Di titik finish, akan digelar pameran UMKM yang menampilkan produk lokal dari kecamatan ketiga.

Baca Juga: IHS Kunjungi Adonara, Warisan Budaya Lamahelan Tuai Pujian Komunitas Internasional

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X