REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Menjelang Pilkada 2024, kisah Agustinus Payong Boli, dikait- kaitan dengan kisah Marianus Sae dan Ahok.
Ketiga tokoh ini memiliki nasib yang sama, yakni dijebloskan ke penjara di tengah persiapan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
Namun, meski berada di balik jeruji besi, pengaruh mereka di masyarakat tetap sangat kuat.
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana dalam Pasal 156a huruf a KUHP yakni secara sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama. Ahok pun divonis hukuman pidana penjara selama 2 tahun.
Ahok sang gubernur elektabilitas dan popularitasnya tak terkalahkan di sejumlah hasil survei. Dengan gaya kepemimpinannya yang khas, Ahok dielu-elukan bisa dua kali memimpin Ibu Kota.
Massa anti-Ahok menyambut gembira dipenjaranya mantan Bupati Belitung Timur itu.
Baca Juga: Pemerintah Sebut 13 Ribu KTP Elektronik Milik Masyarakat Flotim Sedang Dilakukan Perekaman
Tapi, sikap sebaliknya ditunjukkan kubu pendukung Ahok.
Mereka menggelar aksi solidaritas di berbagai titik untuk Ahok yang dianggap sebagai korban kriminalisasi.
Marianus Sae, mantan Bupati Ngada ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sebuah operasi tangkap tangan, Minggu (11/2/2018) lalu.
Baca Juga: Rapat Koordinasi: Bawaslu Flotim Ajak Seluruh Stakeholder Bersama Awasi Pemilihan Kepala Daerah
Sebelum ditangkap KPK, Marianus Sae dikenal sebagai bupati yang terkenal jujur, disiplin dan tidak tanggung-tanggung melawan korupsi di tubuh birokrasi di Kabupaten Ngada, Flores, NTT.
Artikel Terkait
Tragedi di Warung Kopi: Cemburu Buta Berujung Maut, FH Ditangkap Polisi
Rapat Koordinasi: Bawaslu Flotim Ajak Seluruh Stakeholder Bersama Awasi Pemilihan Kepala Daerah
Kasat Intel Polres Flotim Tegaskan Soal Pengajuan STTP Kampanye: Jangan Tunggu Air di Batang Leher Baru Ajukan!
Pemerintah Sebut 13 Ribu KTP Elektronik Milik Masyarakat Flotim Sedang Dilakukan Perekaman
Diserang Aqun Palsu, Pengaruh Agus Boli Tetap Kuat di Pilkada Flotim 2024, Loyalis Ramai Bela di Media Sosial!