Duka di Kaki Lewotobi: Hendrikus Kwuta, Korban Abu Panas, Tutup Usia

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Kamis, 27 Maret 2025 | 19:34 WIB
Gunung Lewotobi laki- laki saat erupsi siang tadi. (Foto/ Tim)
Gunung Lewotobi laki- laki saat erupsi siang tadi. (Foto/ Tim)

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Duka mendalam menyelimuti keluarga dan warga Desa Nurabelen, Kabupaten Flores Timur, setelah Hendrikus Kwuta (56), korban letusan Gunung Lewotobi Laki- laki, menghembuskan napas terakhir di RSUD Larantuka pada Kamis, 27 Maret 2025.

Hendrikus mengalami luka bakar parah akibat terkena abu panas saat letusan dahsyat terjadi pada Kamis tengah malam, 20 Maret 2025.

Saat itu, ia berada di kebunnya dan menginap di sebuah pondok, tanpa sempat menyelamatkan diri dari amukan gunung berapi yang tiba-tiba meletus.

 

Baca Juga: Pemuda yang Hilang di Air Terjun Manggarai Barat Ditemukan Tak Bernyawa

Tim medis telah berjuang selama tujuh hari untuk menyelamatkan nyawanya, namun luka yang dideritanya terlalu berat.

Tuhan berkehendak lain, dan Hendrikus akhirnya berpulang dalam perawatan di rumah sakit.

Jenazah almarhum telah diantar kembali ke rumah duka di Desa Nurabelen.

 Baca Juga: PT. PELNI Pastikan Layanan Beroperasi Selama Periode Lebaran 2025, Yulianto: Bukti Dedikasi untuk Masyarakat

 

Suasana haru menyelimuti keluarga dan masyarakat setempat yang kehilangan sosok pekerja keras dan penyayang.

Para keluarga saat mengangkat peti jeazah Hendrikus Kwuta, Korban Abu Panas Lewotobi ke dalam ambulans. (Foto/ Facebook)

Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki pada 20 Maret lalu menjadi salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir, menyebabkan dampak luas bagi masyarakat sekitar.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X