REPORTASENTT.COM, ADONARA - Semangat toleransi dan kebersamaan kembali terwujud di Desa Oringbele, Kecamatan Witihama, Flores Timur, melalui gelaran halalbihalal lintas agama yang menjadi puncak perayaan Hari Raya tahun ini, baik Idul Fitri maupun hati raya Paskah.
Acara bertajuk "Witihama dalam Toleransi ' Merawat Kebersamaan, Menciptakan Persatuan' menjadi simbol kuatnya persaudaraan antara umat Muslim dan Katolik di wilayah tersebut.
Tradisi yang telah berlangsung secara turun-temurun ini digelar, pada Rabu (23/4/2025), dimulai pukul 15.00 WITA di halaman Namatukan, Witihama.
Baca Juga: Umat Stasi Lamawolo Gelar Doa Tiga Malam untuk Mengenang Romo Ansel
Tak hanya warga lokal, acara ini juga menghadirkan undangan dari Kecamatan Adonara Timur, khususnya Desa Karing Lamalouk.
Salah satu tokoh yang hadir adalah Ketua Sanggar Baran Tawan Adonara, Ama De'i.
Kegiatan diawali dengan perayaan dan doa bersama, lalu dilanjutkan dengan acara inti yang menampilkan pesan-pesan persatuan serta penampilan budaya.
Usai sholat Isya, acara dilanjutkan dengan sole' oha', sebuah tradisi lokal yang menggambarkan keharmonisan dalam keberagaman.
“Ini bukan sekedar seremoni, tapi warisan nilai yang terus kami rawat bersama,” ujar Ketua panitia Afif Amarullah Pugel kepada Reportase NTT, di sela-sela kegiatan.
Aziz berharap, tradisi ini tidak hanya memperkuat tali silaturahmi di Witihama, tapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia untuk terus menanamkan nilai-nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari. (Bernad Nara)
Artikel Terkait
Festival "Exotic Lamaholot" di Adonara, Menteri dan 3 Bupati Bersatu Gaungkan NTT ke Dunia Internasional
Di Balik Data Suram Ekonomi dan Stunting, Ini Harapan Baru Bupati Anton Doni untuk Flores Timur
Ini Sosok Penting di Balik Kunjungan Menteri Fadli Zon ke Exotic Lamaholot di Adonara
Jenazah Paus Fransiskus Disemayamkan di Basilika Santo Petrus, Inilah Waktu dan Cara Memberikan Penghormatan Terakhir
Umat Stasi Lamawolo Gelar Doa Tiga Malam untuk Mengenang Romo Ansel