REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Pemerintah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengusulkan anggaran sebesar Rp 69 miliar lebih untuk mendahului perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.
Usulan itu mencuat dalam rapat paripurna DPRD Flores Timur, Senin (28/4/2025) malam.
Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, dalam pidato pengantar menjelaskan bahwa anggaran tersebut bersumber dari pendapatan daerah dan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) TA 2024 yang diperkirakan mencapai Rp 60,6 miliar.
Baca Juga: Keluarga Tite Hena Jabodetabek Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Lewotobi
Namun, kondisi pendapatan daerah hingga April 2025 justru mencatatkan angka yang sangat kecil, yakni hanya Rp 8,9 miliar.
Hal ini memunculkan tanda tanya besar terhadap keseimbangan fiskal daerah.
"Pendapatan daerah yang kami usulkan bersumber dari tiga komponen, yakni DAK Fisik untuk penyuluh pertanian sebesar Rp 989 juta, pengembalian hibah Pemilukada dari Bawaslu Rp 420 juta, dan KPU sebesar Rp 7,5 miliar," kata Wabup Ignas Uran.
Baca Juga: Konklaf Dimulai 7 Mei: Proses Rahasia Pemilihan Paus Siap Digelar
Ignas menyebut usulan anggaran itu akan diarahkan ke delapan prioritas utama, di antaranya:
- Penganggaran kembali kegiatan lanjutan TA 2024 yang belum tuntas realisasi keuangannya
- Dukungan terhadap program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati
Baca Juga: Kunjungan Menteri Kebudayaan ke Adonara, Wagub NTT Serukan Komitmen Pelestarian Budaya
Artikel Terkait
Pengunjung Festival Bale Nagi Ramai Daftar Aplikasi Pelni Mobile di Larantuka- NTT
Pelni Larantuka Berlayar Bersama Asa: Merayakan 73 Tahun dengan Cinta di Panti Asuhan
Diam- diam Mengerikan: Modus ‘Main Game’ di Balik Dugaan Asusila yang Libatkan Pegawai Bank BRI di Larantuka
Konklaf Dimulai 7 Mei: Proses Rahasia Pemilihan Paus Siap Digelar
Keluarga Tite Hena Jabodetabek Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Lewotobi