Tak Hanya Soal Tawuran, Ini Alasan Tokoh Masyarakat Alor Desak Damai Secepatnya

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Sabtu, 31 Mei 2025 | 20:57 WIB
Para tokoh masyarakat dan pemuda Desa Air Kenari guna membahas upaya penyelesaian dan pencegahan konflik yang lebih lanjut. (Foto TBN Polda NTT)
Para tokoh masyarakat dan pemuda Desa Air Kenari guna membahas upaya penyelesaian dan pencegahan konflik yang lebih lanjut. (Foto TBN Polda NTT)

Ia mengingatkan bahwa hukum harus berjalan beriringan dengan upaya perdamaian budaya.

Senada, Ketua Pemuda GMIT Penabur, Apungla Nahor Beriledang, mengungkapkan bahwa konflik ini sudah mulai mengganggu aktivitas keagamaan.

Ia menyebut sejumlah peserta lomba paduan suara mundur karena situasi yang tidak kondusif.

Baca Juga: Nama Hakim Dicatut Advokat, Pengadilan Negeri Larantuka Buka Suara

Ritual adat disiapkan, damai berbasis budaya
Camat Teluk Mutiara, Nikodemus Alofani, mengatakan bahwa pemerintah kecamatan tengah memfasilitasi rencana prosesi adat “Adatia”, sebuah tradisi rekonsiliasi yang melibatkan tokoh adat dari wilayah bertikai.

“Kita ingin bukan hanya damai sesaat, tapi damai yang berakar dari budaya kita sendiri,” kata Nikodemus kepada wartawan.

Kapolres Alor juga telah mengintensifkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan DPRD.


Baca Juga: Nama Hakim Dicatut Advokat, Pengadilan Negeri Larantuka Buka Suara

Patroli gabungan serta pemantauan ketat terus dilakukan untuk mencegah potensi bentrokan lanjutan.

Rapat yang berlangsung lebih dari dua jam itu diakhiri dengan kesepakatan awal untuk menahan diri dan melanjutkan dialog lintas komunitas.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X