Gunung Lewotobi Erupsi, Radius Bahaya Diperluas hingga 8 KM

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Minggu, 22 Juni 2025 | 18:10 WIB
Erupsi Gunung Lewotobi laki-laki. (Sumber foto PVMBG )
Erupsi Gunung Lewotobi laki-laki. (Sumber foto PVMBG )

 

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki kembali meningkat tajam.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 7 kilometer dan sektoral barat daya hingga timur laut sejauh 8 kilometer dari pusat erupsi.

Ancaman bukan hanya dari semburan abu dan lava pijar, namun juga potensi banjir lahar hujan yang bisa menerjang desa-desa di lereng gunung.


Baca Juga: Diskon Tiket Kapal PELNI Diserbu! Baru 15 Hari, 310 Ribu Tiket Ludes Terjual

Daerah-daerah rawan seperti Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan deras mengguyur puncak gunung.

"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari Pemda. Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya," demikqin dilansir melalui PVMBG dalam rilis resmi.

Sementara itu, warga yang terdampak hujan abu diminta untuk menggunakan masker atau penutup hidung-mulut demi menghindari dampak buruk abu vulkanik terhadap sistem pernapasan.


Baca Juga: Tampil Memukau di Solor Fun Run, Justy Aldrin Persembahkan Lagu untuk Lewotobi

Pemerintah Daerah terus menjalin koordinasi intensif dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, serta pihak PVMBG di Bandung.

Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi akurat dan cepat dalam menghadapi ancaman gunung api ini.

PVMBG juga bekerja sama erat dengan BPBD Provinsi NTT dan Satlak PB setempat guna menyiapkan respons darurat jika situasi memburuk.


Baca Juga: BREAKING NEWS! Gunung Lewotobi Erupsi Malam Ini, Kolom Abu Capai 3.500 Meter! Warga Diminta Siaga

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X