100 Tahun Tanpa Penerangan, Isak Tangis Warga Sambut Bantuan Lampu Solar Cell dari Kapolres Belu

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Selasa, 5 Maret 2024 | 16:19 WIB
Seorang warga tak kuasa menahan tangis saat kampungnya mendapatkan bantuan listrik dari Kapolres Belu.  (Foto.Humas Polres Belu)
Seorang warga tak kuasa menahan tangis saat kampungnya mendapatkan bantuan listrik dari Kapolres Belu. (Foto.Humas Polres Belu)

REPORTASENTT.COM, BELU- Dusun Weberliku atau masyarakat setempat biasa menyebutnya kampung lama adalah salah satu dusun terpencil di Desa Tukuneno, kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu jauh dari perhatian.

78 tahun lebih sudah Indonesia telah merdeka namun warga dusun Weberliku yang tak jauh dari pusat kota Atambua itu hingga saat ini belum nikmati kemerdekaan seperti infrastruktur jalan, air bersih dan listrik.

Kenyataan ini rupanya sampai ke telinga Kepala Kepolisian Resor Belu AKBP Richo Nataldo Devallas Simanjuntak.

AKBP Richo Nataldo Devallas, kemudian meresponnya dengan turun memberikan bantuan lampu solar cell untuk masyarakat dusun Weberliku.

Baca Juga: Waspada, 5 Hal yang Perlu di Hindari Saat Menggunakan Wi-Fi Publik

Bantuan lampu solar cell sebanyak 12 buah diserahkan langsung Kapolres Belu saat kunjungannya ke kampung tersebut, jumat (1/03/2024).

Tidak hanya menyerahkan bantuan, Kapolres Belu bersama sejumlah anggota tampak berjibaku bersama masyarakat setempat menggali tiang dan memasang lampu hingga kampung tersebut merasakan penerengan setelah 100 tahun hidup dalam kegelapan.

Kapolres Belu mengatakan penyerahan bantuan Solar Cell untuk membantu warga yang selama ini, mereka hidup dalam kegelapan dimana mengandalkan pelita sebagai sumber cahaya.

Baca Juga: Ketua Kelompok DPD di MPR Dukung Putusan MK Batalkan Ambang Batas Parlemen 4 Persen

“Dengan bantuan 12 lampu solar cell ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi warga yang hidup 100 tahun dalam kegelapan. Kita tahu Jaman sekarang semuanya selalu berhubungan dengan listrik. Tanpa adanya listrik seperti saat ini, sangat terasa membebani warga apalagi ketika akan meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat," kata Kapolres Belu.

“Dan untuk pemasangan Kami sendiri turun tangan dibantu dengan masyarakat setempat. Semoga dengan adanya bantuan tersebut, warga dipermudah dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari," tambahnya.

Sejumlah warga di kampung lama (dusun Weberliku) tidak dapat menahan haru dan menangis dihadapan Kapolres Belu.

Baca Juga: Presiden Jokowi Bertolak ke Melbourne Hadiri KTT Khusus ASEAN-Australia

Mereka tidak menyangka akan mendapat sejumlah bantuan dari Kapolres Belu, mulai dari sumur bor, perbaikan jalan dan mendapat bantuan penerangan jalan berupa 12 unit solar cell.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X