Baca Juga: Tepuk Sakinah: Dari Ijab Kabul ke Viral, Kini Cinta Bisa Ditepuk- tepuk
Setelah situasi berhasil dikendalikan, petugas menghentikan kegiatan tersebut dan meminta para tamu untuk membubarkan diri.
Sekitar pukul 02.20 Wita, suasana di sekitar lokasi kembali aman dan kondusif.
Petugas kemudian meninggalkan tempat kejadian dan kembali ke Markas Polsek Maulafa.
Baca Juga: Langit Norwegia yang Mengintai, Ketika Drone Membuat Eropa Tak Nyaman
Kapolsek Maulafa, AKP Fery Nur Alamsyah, S.H., mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggelar kegiatan yang melibatkan keramaian, khususnya pada malam hari.
“Kami mengingatkan agar pemilik kos maupun warga yang mengadakan acara memperhatikan batas waktu kegiatan, serta tidak memutar musik dengan volume keras yang dapat mengganggu kenyamanan lingkungan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara RT/RW, Bhabinkamtibmas, dan pihak kelurahan guna menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masing-masing.
“Kesadaran bersama dan komunikasi yang baik menjadi kunci untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan harmonis di tengah masyarakat,” tutup Kapolsek.
Artikel Terkait
Mural Baru di Katedral St. Patrick, New York, Rayakan Imigran dan Empati di Tengah Kontroversi Politik
Apel Pagi Polres Ende Jadi Ajang Evaluasi, Ada Pesan Khusus
Setelah ‘Bjorka’ Ditangkap, Kebocoran Data Polri Justru Meledak
Benarkah Aset Pemkab Kupang Berpindah Tangan Saat J.S Berkuasa? Kejati NTT Ungkap Fakta Baru
Kejari Flores Timur Musnahkan Barang Bukti Puluhan Perkara, Ini Alasannya