Baca Juga: Gedung SDK Jong di Manggarai Timur Terbengkalai, Lima Ruangan Tak Terpakai
Ibu korban, Evi Selamut, mengaku sempat mendatangi rumah terduga pelaku karena tersulut emosi, namun tidak mendapati pelaku di rumah.
“Saya kemarin emosi betul… kenapa anak saya seperti ini,” ujarnya.
Evi menegaskan keluarga menolak penyelesaian secara adat dan memilih membawa kasus ini ke ranah hukum.
Baca Juga: Gedung SDK Jong di Manggarai Timur Terbengkalai, Lima Ruangan Tak Terpakai
“Kami tidak mau kasus ini sampai di adat saja. Besok setelah selesai urusan di rumah adat, kami akan laporkan ke polisi,” tegasnya.
Ayah korban, Baltasar Gabu, menyampaikan ia mengetahui kejadian tersebut setelah dipanggil warga ketika sedang berada di kebun.
Keluarga berharap kepolisian menindaklanjuti laporan ini secara serius dan memberikan perlindungan bagi korban yang masih di bawah umur.
Artikel Terkait
Pantai Meting Doeng Bukan TPA, DLH Flores Timur Ingatkan Ancaman Pidana bagi Pembuang Sampah Ilegal
Operasi Penertiban Sopi di Manggarai Timur Tuai Pro-Kontra di Media Sosial
Terbongkar! Jaringan Penyeleweng BBM Subsidi di Manggarai, 13 Orang Diseret ke Polisi
Saksi Banyak Jawab “Lupa”, Sidang Kematian Prada Lucky Soroti Peran Komandan Kompi
Operasi Senyap KPK di Riau: Tangkap 10 Orang, Termasuk Penyelenggara Negara