REPORTASENTT.COM, BORONG- Proyek lapisan penetrasi (lapen) yang direncanakan pada tahun anggaran 2025 di Desa Tengku Lawar, Kecamatan Lamba Leda, Manggarai Timur, belum menunjukkan tanda pengerjaan hingga awal 2026.
Pantauan Reportasentt.com pada Januari 2026 menemukan material berupa kerikil telah berada di lokasi pekerjaan. Meski demikian, aktivitas fisik pembangunan jalan belum terlihat.
Sejumlah warga menilai keterbukaan informasi proyek tersebut minim.
Baca Juga: Mediasi 5 Februari 2026: Yayasan Papa Miskin RS Bukit Lewoleba Akui Skorsing Agustina Ilegal
Sejak awal, papan informasi proyek tidak terlihat di lokasi, padahal papan itu biasanya memuat nilai anggaran, volume pekerjaan, serta waktu pelaksanaan.
Seorang warga setempat mengaku heran karena proyek yang direncanakan pada 2025 belum juga berjalan.
Ia menyebut informasi di masyarakat menyatakan dana telah dicairkan, sehingga diperlukan penjelasan terbuka dari pemerintah desa.
Baca Juga: Kapolda NTT Beri Atensi Khusus, Tim Psikologi Diterjunkan Dampingi Keluarga Siswa SD di Ngada
Artikel Terkait
Gagal Berangkat ke Malaysia, Dua Calon PMI Ungkap Peran Sponsor Misterius
Alasan Tunggu KTP, Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Anak di Manggarai Timur Oleh Polisi Tuai Sorotan
Hak Protokoler Bukan Keistimewaan, MKD Libatkan Polisi Awasi Etik Anggota DPR
Kapolda NTT Beri Atensi Khusus, Tim Psikologi Diterjunkan Dampingi Keluarga Siswa SD di Ngada
Mediasi 5 Februari 2026: Yayasan Papa Miskin RS Bukit Lewoleba Akui Skorsing Agustina Ilegal