REPORTASENTT.COM, ADONARA- Pemerintah bersama aparat keamanan memperkuat pengamanan di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, menyusul perkembangan situasi yang masih dinamis pada Sabtu (9/5/2026).
Kehadiran personel gabungan disiagakan untuk menjaga stabilitas keamanan dan memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.
Pengamanan dilakukan melalui patroli rutin, pendekatan persuasif, serta koordinasi bersama tokoh masyarakat dan unsur terkait.
Aparat keamanan juga mengedepankan langkah pencegahan guna menghindari meluasnya informasi yang berpotensi memicu keresahan warga.
Sebanyak 157 personel gabungan diterjunkan dalam pengamanan tersebut.
Personel terdiri dari BKO Brimob Ende, BKO Brimob Kupang, BKO Jibom Brimob, anggota Polres Flores Timur, personel Polsek jajaran, serta personel Koramil 1624-02 Adonara.
Baca Juga: Kabur dari Penjara, RDF Diduga Lakukan Pencurian Selama Pelarian di Rote Ndao
Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra melalui Kasi Humas AKP Eliezer A. Kalelado meminta masyarakat tetap menjaga ketenangan dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
“Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya. Aparat keamanan terus bekerja menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” kata Eliezer.
Ia juga meminta warga mengedepankan sikap saling menghormati dan menjaga persaudaraan di tengah situasi yang berkembang.
Baca Juga: Kasus Agustina Sabu Beda Menguak Dugaan Permainan Pengawas Naker dan Yayasan Papa Miskin di RS Bukit
Menurut dia, dukungan seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Polres Flores Timur turut mengajak tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan seluruh masyarakat untuk memperkuat budaya musyawarah serta menjaga hubungan sosial antarkelompok.
Artikel Terkait
APBD Flores Timur Dipertanggungjawabkan Setiap Tahun, Jalan Rusak Tetap Jadi Agenda Tahunan
Dua Senpi Ditemukan di Bali, Kasus Lama Polda NTT Berujung Pemecatan Oknum
Pelancong Inggris Jelajahi Desa Lamahelan di Adonara, Berburu Tenun Ikat dan Artefak Rumah Adat
Kabur dari Penjara, RDF Diduga Lakukan Pencurian Selama Pelarian di Rote Ndao
Mediasi Virtual Sengketa Tenaga Kerja di Lewoleba Belum Temui Titik Akhir, Perhitungan UMK dan Lembur Jadi Sorotan