Pengakuan lain datang dari akun Threads @camllaily yang mengaku mantan karyawan mendapat tekanan ketika menagih gaji yang belum dibayarkan.
“Eks karyawan bener-bener diteken banget terkait UU ITE dan bener-bener dihajar banget mentalnya perkara kita minta hak yang belum dibayarkan selama kurang lebih empat bulan,” tulisnya.
Ia juga mengaku para mantan pegawai takut menyampaikan persoalan tersebut ke publik karena khawatir mendapat ancaman hukum.
Baca Juga: PELNI Kirim Ratusan Sapi dari NTT ke Jakarta Jelang Iduladha
“Enggak bisa langsung spill kalau dari internal aja diancam UU ITE dan gaji nggak akan dikeluarin,” lanjutnya.
Sementara itu, akun Threads @rusitafry membagikan percakapan dengan seseorang yang mengaku sebagai mantan karyawan Marwah Catering Service.
“Saya mau nagih gaji juga bingung harus gimana, hampir semua karyawan belum digaji,” demikian isi pesan tersebut.
Baca Juga: Fakta Mengejutkan Terbongkar di Balik Tragedi Cunca Wulang, Dugaan Kelalaian Kini Diburu Polisi
Keluhan serupa disampaikan akun @almaidaazraa yang menyebut adiknya pernah bekerja di perusahaan itu dan mengalami keterlambatan pembayaran upah selama sepekan.
“Bahkan klien juga banyak yang komplain tentang deposit dan kompensasi yang enggak balik-balik. Banyak yang enggak digaji, sopir-sopirnya juga enggak digaji, kalau komplain ke Marwah selalu bawa UU ITE,” tulisnya.
Sejumlah korban disebut telah mendatangi gudang dan rumah pemilik usaha yang kini dalam kondisi kosong.
Baca Juga: Baru Bangun, Warga Tambora Kaget Ledakan Dahsyat Gas 12 Kg, Satu Keluarga Jadi Korban
Para korban juga berencana menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.
Artikel Terkait
Anev Internal Polres Sikka Bongkar Sejumlah Persoalan: Kasus Curanmor Mandek, Judi Pasar hingga Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi Disorot
Polisi Dilempari Batu Saat Lerai Keributan di Terminal Oebufu, Sopir Angkot Dibekuk Resmob
Kasus Pengancaman di Kota Kupang Masuk Tahap Penuntutan, Anak Pelaku Diserahkan ke JPU
Cuma Gara- gara WhatsApp, Dua Keluarga di Kota Kupang Adu Jotos sampai Polisi Turun Tangan
Resahkan Warga Saat Malam Minggu, Aksi Balap Liar di Kupang Kota Dibubarkan Polisi