Siswa SMP 12 Tahun Pecah Tempurung Kepala Diduga Dipukul Teman Sendiri Pakai Palu Gara- gara Dendam Kalah Main Game

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Selasa, 26 Mei 2026 | 10:05 WIB
Viral kasus pemukulan anak SMP di Singkawang oleh temannya sendiri menggunakan palu. (Threads/ftmh_azzhr)
Viral kasus pemukulan anak SMP di Singkawang oleh temannya sendiri menggunakan palu. (Threads/ftmh_azzhr)

REPORTASENTT.COM- Siswa SMP di Singkawang Pecah Tempurung Kepala, Diduga Dipukul Teman Pakai Palu karena Dendam Kalah Main Game

Seorang pelajar sekolah menengah pertama di Kota Singkawang menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan teman sendiri menggunakan palu. Korban berinisial W (12) mengalami luka serius di bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah.

Peristiwa itu diduga dipicu perselisihan saat bermain game. Pelaku disebut menyimpan dendam karena kerap kalah saat bermain bersama korban.

 

Baca Juga: Viral MC Kalteng Expo 2026 Potong Aspirasi Warga Soal Jalan Rusak, Warganet Geram



Kasus tersebut ramai dibicarakan di media sosial setelah akun Threads @ftmh_azzhr mengunggah kronologi kejadian pada Senin, 25 Mei 2026. Dalam unggahan itu disebutkan pelaku beberapa kali mencari masalah dengan korban, namun tidak diladeni karena keduanya berteman dekat.

“Gara-gara pelaku selalu kalah main game, jadi dendam sama korban. Sejak itu pelaku suka cari ribut, tapi korban tidak meladeni karena merasa mereka teman baik,” tulis akun tersebut.

Unggahan itu juga menampilkan tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diduga berkaitan dengan aksi penganiayaan tersebut. Dalam pesan itu, pelaku mengaku memukul korban menggunakan palu hingga korban terjatuh lemas.

 

Baca Juga: Sepekan Tragedi Flotilla Gaza: Relawan WNI Bongkar Dugaan Penyiksaan Brutal Tentara Israel di Tengah Laut



“Aku pecahin kepala W. Tengkoraknya pecah. Aku pukul sendiri pakai palu. Sekali pukul langsung lemas, aku pukul diam-diam,” demikian isi pesan yang beredar.

Percakapan lain memperlihatkan dugaan rencana pelaku menyembunyikan palu di balik sweater sebelum melancarkan aksinya. Pelaku disebut lebih dulu mengajak korban berbicara sebelum melakukan pemukulan.

“Aku sembunyikan palu di sweaterku. Aku pura-pura ngobrol sama dia, terus langsung pukul,” tulis pesan lainnya.

 

Baca Juga: WO Marwah Catering Service Jadi Sorotan, Dugaan Penipuan Pernikahan dan Gaji Karyawan Belum Dibayar Viral di Media Sosial



Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD Abdul Aziz, Singkawang.

Korban juga disebut membutuhkan pengobatan jangka panjang akibat cedera yang dialami.

Ibu korban, Chinusha, mengungkapkan kondisi anaknya belum sepenuhnya pulih. Selain mengalami luka di kepala, korban mengalami gangguan pada bagian kaki sehingga sulit bergerak normal.

 

Baca Juga: Resahkan Warga Saat Malam Minggu, Aksi Balap Liar di Kupang Kota Dibubarkan Polisi



“Sekarang jalannya belum normal. Dokter juga menyarankan pengobatan lanjutan karena kondisi kepalanya masih harus dipantau,” kata Chinusha.

Chinusha mengaku keluarganya mengalami kesulitan biaya pengobatan. Ia berharap keluarga pelaku memiliki iktikad baik untuk membantu proses pemulihan korban.

“Kami berharap ada tanggung jawab dari pihak pelaku karena pengobatan anak saya masih panjang,” lanjutnya.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X