Warga lain menilai proyek jalan tersebut penting untuk mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Penundaan dinilai berdampak langsung terhadap kepentingan warga desa.
Kepala Desa Tengku Lawar, Yohanes Sabu, belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.
Baca Juga: Jeriken Jadi Perhatian di Tengah Antrean Panjang BBM SPBU Padang Alipan
Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp belum mendapat respons.
Camat Lamba Leda, Vitalis Edmundus Buru Lana, mengonfirmasi proyek lapen tersebut belum dieksekusi.
Ia menyebut pihak kecamatan telah melakukan pemantauan lapangan dan menemukan belum ada pekerjaan fisik.
Baca Juga: Revisi UU Pemilu Jadi Prioritas, RUU Pilkada Masih di Luar Agenda DPR
Proyek lapen Desa Tengku Lawar tahun anggaran 2025 dilaporkan belum dikerjakan hingga 2026, meski dana telah dicairkan dan material tersedia di lokasi.
Laporan: Acong Harson