Flores, Sepak Bola, dan Vila: Jejak Paus Fransiskus di Buenos Aires

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Selasa, 22 April 2025 | 08:11 WIB
Masyarakat Argentina membakar lilin mengenang wafat Paus Fransiskus.  (Foto Facebook Gobierno de la Ciudad de Buenos Aires. )
Masyarakat Argentina membakar lilin mengenang wafat Paus Fransiskus. (Foto Facebook Gobierno de la Ciudad de Buenos Aires. )

 

REPORTASENTT.COM, BUENOS AIRES- Jauh sebelum menjadi pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus hanyalah Jorge Bergoglio, bocah sederhana dari lingkungan Flores, Buenos Aires.

Warisannya di kota kelahirannya masih terasa kuat hingga hari ini, mulai dari gereja-gereja, stadion sepak bola, hingga kawasan kumuh yang sering ia kunjungi.

Di lingkungan Flores, tempat ia dibesarkan bersama lima saudara, nama Bergoglio tidak pernah hilang dari ingatan warga.

 Baca Juga: Dokumen Pribadi Paus Fransiskus Dibuka! Ini Wasiat Rohani tentang Akhir Hidupnya

Di Basilika San José de Flores, kisah panggilannya sebagai imam diabadikan dalam sebuah plakat emas di ruang pengakuan dosa.

"Kehidupan kerasulannya dimulai di sini," kenang Pastor Martín Rebollo Paz, vikaris basilika.

Tak hanya gereja, kecintaan Fransiskus juga melekat pada klub sepak bola San Lorenzo.

 Baca Juga: Jokowi Sampaikan Bela Sungkawa atas Wafatnya Paus Fransiskus: Keteladanan dan Kasihnya Abadi

Di Bajo Flores, stadion San Lorenzo berdiri kokoh.

Di sinilah Bergoglio muda jatuh cinta pada sepak bola, tepatnya di tahun 1946, saat San Lorenzo meraih gelar juara.

Di Vatikan, kaus kebanggaan San Lorenzo bahkan terpajang rapi dalam kotak kaca.

 Baca Juga: Investasi Rp27 Triliun Microsoft untuk Indonesia: Apa yang Sebenarnya Sedang Dipersiapkan?

Bagi warga Flores, Bergoglio bukan figur yang jauh.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X