Benarkah Pengunduran Diri Joe Biden Dari Pencalonan Presiden Karena Alasan Ini?

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Senin, 22 Juli 2024 | 16:57 WIB
Joe Biden, Presiden Amerika. (Foto tangkapan layar YouTube Joe Biden)
Joe Biden, Presiden Amerika. (Foto tangkapan layar YouTube Joe Biden)

Hingga Jumat lalu, tim kampanyenya bersikeras bahwa ia akan tetap maju dalam pencalonan.

Sebuah jajak pendapat ABC News/Ipsos yang dirilis pada Minggu menemukan bahwa 60 persen Demokrat yakin ia harus mengakhiri pencalonannya.

 Baca Juga: Lurah Balela di Larantuka Respon Bantuan Pengembangan UMKM dari Melchias Mekeng dan Melki Laka Lena

Jajak pendapat yang sama menemukan bahwa hampir 76 persenDemokrat akan puas dengan Harris sebagai calon.

Keputusan Biden untuk mundur tampaknya mendadak.

Presiden dilaporkan memberi tahu staf seniornya pada Minggu sore bahwa ia telah berubah pikiran untuk tetap ikut dalam pencalonan, dan pejabat kampanye dilaporkan masih menelepon delegasi untuk menanyakan apakah mereka dapat mengandalkan dukungan mereka.

 Baca Juga: Polisi Selidiki Penyebab Helikopter Terjatuh yang Diduga Akibat Lilitan Benang Layang- layang

Dalam sebuah posting di Truth Social, Trump mengatakan Biden “tidak layak untuk mencalonkan diri sebagai Presiden, dan jelas tidak layak untuk menjabat – Dan tidak pernah layak!”

Beberapa menit setelah pengumuman hari Minggu, Trump mengatakan kepada CNN bahwa ia yakin akan lebih mudah mengalahkan Harris daripada mengalahkan Biden.

Laporan dalam beberapa hari terakhir menunjukkan adanya ketegangan antara kedua pria tersebut.

 Baca Juga: Insiden Kematian Gadis di Kalimantan Mirip Kasus Vina, Polri Didesak Temukan Pelaku

Karena Biden merasa seolah-olah Obama dan Demokrat lainnya berusaha menyingkirkannya.

Namun pada hari Minggu, Obama memuji keputusan Biden sebagai bukti atas kecintaannya pada negara dan contoh bersejarah seorang pelayan masyarakat sejati yang sekali lagi mengutamakan kepentingan rakyat Amerika di atas kepentingannya sendiri, yang sebaiknya diikuti oleh generasi pemimpin masa depan.

"Saya tahu Joe tidak pernah mundur dari pertarungan. Namun saya tahu dia tidak akan membuat keputusan ini kecuali dia yakin itu benar bagi Amerika," kata Obama.

 Baca Juga: Terlambat Apel Pagi, Anggota Polisi di Polda NTT Dapat Sanksi dari Provost 

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X