REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Puncak perayaan Natal Nasional 2024, yang digelar di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, berlangsung meriah.
Acara ini menjadi momen istimewa bagi masyarakat Indonesia, khususnya korban terdampak bencana erupsi Gunung Lewotobi laki- laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menyaksikan penampilan anak- anak mereka secara live streaming dari posko pengungsian.
Acara ini dihadiri oleh ribuan undangan, termasuk Presiden Prabowo Subianto, para menteri Kabinet Indonesia Maju dan tokoh agama.
Baca Juga: PSI Kritik Tajam Usulan PDIP: Polri di Bawah TNI, Ide Kosong Tanpa Bukti?
Momen paling emosional terjadi saat lima anak perempuan korban erupsi Gunung Lewotobi tampil membawakan lagu 'Rindu Rumah' yang dipopulerkan oleh Wizz Baker.
Mengenakan pakaian adat khas NTT, mereka menyampaikan pesan kerinduan kepada kampung halaman yang terkena dampak bencana.
Penampilan ini memukau dan menyentuh hati seluruh hadirin, yang memberikan tepuk tangan panjang sebagai bentuk apresiasi.
Baca Juga: PSI Soroti Penolakan PPN 12 Persen oleh PDIP: 'Pahlawan Kesiangan'
Presiden Prabowo, pun tampak naik ke panggung, menghampiri kelimanya usai penampilan tersebut.
Ia menyerahkan cenderamata kepada kelima anak tersebut sebagai penghormatan atas keberanian dan bakat mereka.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman Indonesia.
Baca Juga: Arne Slot Puji Trio Pemain Liverpool Meski Ada Spekulasi Kontrak
"Kehebatan bangsa Indonesia adalah kita bisa bersatu. Bhinneka Tunggal Ika ini adalah cermin kecemerlangan bangsa kita," ujar Presiden.
Artikel Terkait
Bawaslu Desak Sentra Gakkumdu Rumuskan Kembali Hukum Acara Pemilu dan Pilkada
Skandal Timah: Vonis Terdakwa HM Lebih Ringan, Publik Bertanya- tanya!
Delapan Anggota OPM Berserta Keluarga Kembali ke Pangkuan NKRI
Empat Basilika Kepausan di Roma: Ikon Ziarah dan Sejarah Kekristenan yang Wajib Anda Ketahui!
PSI Soroti Penolakan PPN 12 Persen oleh PDIP: 'Pahlawan Kesiangan'
PSI Kritik Tajam Usulan PDIP: Polri di Bawah TNI, Ide Kosong Tanpa Bukti?