REPORTASENTT.COM, BANJAR BARU- Ada yang tengah deg-degan menanti tanggal 24 April 2025 di Kalimantan Selatan.
Sebanyak 1.230 calon aparatur sipil negara bakal mengikuti momen penting dalam hidup mereka, pelantikan, pengukuhan, dan penerimaan SK sebagai CPNS dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Pelantikan akbar ini mencakup 100 orang CPNS, 318 PPPK Teknis, 733 PPPK Guru, dan 79 PPPK Nakes yang berhasil lolos seleksi formasi tahun 2024.
Pelantikan akbar ini mencakup 100 orang CPNS, 318 PPPK Teknis, 733 PPPK Guru, dan 79 PPPK Nakes yang berhasil lolos seleksi formasi tahun 2024.
Pemerintah provinsi saat ini tengah mematangkan persiapan teknis dan administratif menjelang hari besar itu.
“Kami sudah siapkan semuanya, termasuk proses penerbitan SK. Tinggal menunggu persetujuan Gubernur Kalsel untuk lokasi pelaksanaan,” ujar Mashudi, Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian BKD Kalsel, Jumat (11/4).
Dua lokasi besar telah masuk daftar pertimbangan, halaman Kantor Gubernur Kalsel dan GOR Babussalam Banjarbaru.
“Kami sudah siapkan semuanya, termasuk proses penerbitan SK. Tinggal menunggu persetujuan Gubernur Kalsel untuk lokasi pelaksanaan,” ujar Mashudi, Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian BKD Kalsel, Jumat (11/4).
Dua lokasi besar telah masuk daftar pertimbangan, halaman Kantor Gubernur Kalsel dan GOR Babussalam Banjarbaru.
Keduanya dipilih karena dianggap mampu menampung ribuan peserta yang akan hadir dalam seremoni penting tersebut.
Yang membuat momen ini semakin spesial, Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, dijadwalkan akan langsung memimpin pelantikan serentak ini.
Yang membuat momen ini semakin spesial, Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, dijadwalkan akan langsung memimpin pelantikan serentak ini.
Sebuah pengalaman yang tak hanya membanggakan bagi para peserta, tetapi juga menandai awal perjalanan karier mereka sebagai abdi negara.
Baca Juga: Bunda Julie Sutrisno Laiskodat Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Lamahala Jaya
Tak hanya soal tempat, detail teknis pun jadi perhatian. Para peserta diwajibkan hadir dengan busana formal, kemeja putih dan bawahan hitam.
Tak hanya soal tempat, detail teknis pun jadi perhatian. Para peserta diwajibkan hadir dengan busana formal, kemeja putih dan bawahan hitam.
Setelah pelantikan dan penerimaan SK, mereka diwajibkan segera melapor ke SKPD penempatan masing-masing untuk membuat Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT), yang akan jadi dasar pencairan gaji dan tunjangan perdana.
“Kami ingin semua berjalan tertib dan lancar. Jangan lupa, ikuti terus informasi resmi dari Pemprov agar tidak salah langkah,” pesan Mashudi. (Infopublik.id)
“Kami ingin semua berjalan tertib dan lancar. Jangan lupa, ikuti terus informasi resmi dari Pemprov agar tidak salah langkah,” pesan Mashudi. (Infopublik.id)
Artikel Terkait
Sorak dan Salib: Ketika 'Hosana' Berubah Menjadi 'Salibkan Dia!'
Aksi Pencurian di PT Tjiwi Kimia Terulang Lagi, Polisi Ungkap Dalang di Balik Kasus ke-5
Truk Jagung Ternyata Angkut 9,6 Ton Pupuk Bersubsidi, Gagal Masuk Madiun
Arsenal Gagal Jaga Momentum, Brentford Paksa Hasil Imbang Dramatis di Emirates
Ada Apa di Klenteng Mbah Ratu? Puluhan PKL Ditertibkan Satpol PP Surabaya