Nasi Goreng Jadi Tanda! Ganjar Ungkap Isyarat Pertemuan Megawati- Prabowo

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Minggu, 8 Juni 2025 | 17:19 WIB
Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto (Presiden RI) (Desain by Tim)
Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto (Presiden RI) (Desain by Tim)

 

REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Pernyataan mengejutkan datang dari Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo.

Saat publik masih bertanya-tanya soal arah hubungan politik antara Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ganjar malah lempar kode pakai nasi goreng!

Saat ditemui di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (8/6), Ganjar menjawab pertanyaan wartawan tentang kelanjutan pertemuan dua tokoh nasional dengan kalimat yang bikin mikir keras.

Baca Juga: Pria Asal Kalimantan Tengah Hilang di Labuan Bajo, Terakhir Diketahui Menuju Ende

“Mungkin (ada pertemuan lanjutan), karena nasi gorengnya belum dimakan,” ucapnya.

Ucapan ini langsung bikin heboh awak media.

Bukan cuma lucu, tapi juga menyimpan sinyal politik yang tidak main-main.

Baca Juga: Trump Ancam Elon Musk: Siap- siap Hadapi Konsekuensi Serius Jika Dukung Demokrat!

“Kalau nasi gorengnya sudah dimakan berarti akan ada pertemuan lanjutan,” lanjut Ganjar, makin mempertegas bahwa ada sesuatu yang belum selesai.

Apakah ini kode keras bahwa PDIP dan Prabowo sedang meracik koalisi diam-diam?

Atau ini isyarat bahwa Megawati belum menyantap tawaran politik dari kubu Prabowo?

Baca Juga: Timnas Indonesia Siap Hadapi Jepang, Egy Maulana Tantang Skuad Samurai: Utama atau Cadangan, Kami Tak Gentar!

Sampai saat ini, belum ada jadwal resmi pertemuan berikutnya antara keduanya.

Tapi spekulasi menguat bahwa PDIP mungkin akan mengambil langkah mengejutkan pasca-Pemilu 2024.

Pertemuan Prabowo-Megawati terakhir terjadi pada momen Hari Lahir Pancasila 2 Juni lalu.

Baca Juga: Bahlil Bongkar Fakta Mengejutkan! Izin Tambang Nikel di Raja Ampat Turun Sebelum Jadi Menteri, Fadli Zon Turun Tangan!

Ganjar menyebut itu sebagai sesuatu yang wajar.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X