REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Pemerintah Kabupaten Flores Timur resmi memulai pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Mudakeputu, Kecamatan Ile Mandiri, Sabtu (27/9/2025).
Proyek senilai lebih dari Rp10 miliar di atas lahan 7.500 meter persegi ini ditargetkan menjadi pusat ekonomi baru nelayan sekaligus modernisasi sektor pesisir.
KNMP merupakan program prioritas nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mentransformasi desa nelayan tradisional menjadi kawasan produksi yang lebih modern, terintegrasi, dan berdaya saing.
Baca Juga: PVMBG Ungkap Suplai Magma Lewotobi Masih Aktif, Bahaya Lahar Mengintai
Di NTT, pembangunan serupa juga dilakukan di Adang (Alor), Sulamu (Kupang), dan Warloko Pesisir (Labuan Bajo).
Peletakan batu pertama di Flores Timur didahului seremoni adat serta penandatanganan Surat Pernyataan Pelepasan Hak Atas Tanah antara pemilik lahan dan pemerintah desa.
PT Adhi Karya ditunjuk sebagai kontraktor proyek.
Baca Juga: Turis Australia Kehilangan Perhiasan Rp500 Juta di Komodo, Dua Nelayan Lolos Jerat Penjara
Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, yang hadir dalam acara itu menegaskan pentingnya transformasi pola pikir masyarakat pesisir.
“KNMP bukan sekadar proyek fisik. Ini strategi nasional agar masyarakat berani berubah, merubah pola pikir dan pola perilaku untuk meningkatkan taraf hidup dengan memanfaatkan potensi wilayah,” ujarnya.
Ignas Uran menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menggerakkan produktivitas sektor perikanan.
Baca Juga: Opini: Simalakama AI Untuk Media Massa
“Anak-anak muda mesti didorong untuk memanfaatkan peluang ini. Tidak semua harus jadi nelayan, tapi ekosistem KNMP akan membuka lapangan usaha baru,” katanya.
Ia juga meminta rekanan pelaksana dan pengawas proyek bekerja profesional, tepat waktu, dan menjaga kualitas.
“Karena ini bagian dari perwujudan visi misi kepemimpinan nasional,” tambahnya.
Baca Juga: Kos di Kota Raja Kupang Mendadak Ramai, Temuan Mengejutkan Bikin Warga Kaget
Apresiasi juga disampaikan Ignas Uran kepada Ahmad Yohan, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI yang memperjuangkan masuknya Mudakeputu dalam daftar 100 titik KNMP di Indonesia lewat alokasi APBN 2025.
“Pantaskanlah kita memberi apresiasi bagi perjuangan wakil rakyat dan pemerintah di berbagai tingkatan,” kata Ignas.
Artikel Terkait
Netanyahu Sentil Prabowo di PBB: Walk Out, Demo, dan Janji Manis Teknologi Israel
Opini: Simalakama AI Untuk Media Massa
Legenda Timnas Indonesia Henky Timisela Tutup Usia, ‘Wonder Boy’ dengan Warisan Abadi
Turis Australia Kehilangan Perhiasan Rp500 Juta di Komodo, Dua Nelayan Lolos Jerat Penjara
PVMBG Ungkap Suplai Magma Lewotobi Masih Aktif, Bahaya Lahar Mengintai