Gayatri Syafri perwakilan dari PTTEP Indonesia, berharap dengan adanya sumur air bersih di Desa Lewobunga dapat memberikan dampak positif pada kualitas hidup masayarakat, kualitas lingkungan, kesehatan masyarakat dan produktivitas masyarakat di Desa Lewobunga.
Sebagai pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan untuk memberikan perhatian kepada masyarakat, PTTEP Indonesia mengedepankan Sustainable Development Goals atau SDGs ke 6 mengenai Air Bersih dan Sanitasi.
Baca Juga: Petugas dan Warga Selamatkan Wisatawan Belanda Terjebak di Bukit Meang Lombok Barat
Air bersih merupakan bagian terpenting bagi kehidupan, karena kualitas air dapat mempengaruhi Kesehatan dan kehidupan sehari-hari.
Proses pengeboran dimulai pada tanggal 16 April 2024. Selama proses pengeboran, tim teknis mengalami beberapa kendala seperti sulitnya mengebor karena struktur tanah yang keras dan alat pengeboran yang sempat rusak.
Namun, itu semua bukan menjadi penghalang bagi tim teknis pengeboran untuk mendapatkan air bersih. Tepat di 85 meter, pengeboran berhenti dan tim mencoba melakukan uji pemompaan.
Baca Juga: Pesan Paus kepada Rakyat Timor-Leste: Biarkan Imanmu Menjadi Budayamu!
Alhasil air yang didapatkan sesuai harapan dengan memiliki debit 4-5 meter kubik per jam.
Tentunya ini merupakan sumber air yang cukup besar yang akan dimanfaatkan oleh warga Desa Lewobunga, Kecamatan Adonara Timur.
Artikel Terkait
Selama 7 Hari, 255 Knalpot Tidak Sesuai Standar Diamankan Polisi, Bagaimana Bisa Sebanyak Ini?
Enam Saksi Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Penganiayaan oleh Guru SMAN 2 Cianjur terhadap Siswa
700 Ribu Umat Termasuk dari Negara Australia dan Indonesia Ikuti Misa di Lapangan Taci Tolu- Timor Leste
Diskusi Buku Internalisasi Nilai Budaya Lamaholot dalam rangka Dies Natalis IKTL yang ke-15
Rotasi Mengejutkan! Kapolres Joni Pimpin Sertijab Kasat Lantas dan Kasat Reskrim di Polres Ende, Ada Apa di Balik Mutasi Ini?