Pelancong Inggris Jelajahi Desa Lamahelan di Adonara, Berburu Tenun Ikat dan Artefak Rumah Adat

Photo Author
Bernad Nara Gere, Reportase NTT
- Senin, 11 Mei 2026 | 12:02 WIB
Salah seorang wisatawan asal Inggris mengamati koleksi tenun ikat tradisional khas Adonara yang dipamerkan warga di Desa Lamahelan, Flores Timur. (Foto/ Bernad Nara)
Salah seorang wisatawan asal Inggris mengamati koleksi tenun ikat tradisional khas Adonara yang dipamerkan warga di Desa Lamahelan, Flores Timur. (Foto/ Bernad Nara)

 

Baca Juga: Kasus Agustina Sabu Beda Menguak Dugaan Permainan Pengawas Naker dan Yayasan Papa Miskin di RS Bukit

 

Ia bersama kelompoknya rutin mendatangi berbagai daerah untuk mendokumentasikan dan mengoleksi kain tradisional Nusantara.

“Kami sudah berkeliling ke banyak daerah di Indonesia sejak 2013. Perjalanan pada Mei 2026 difokuskan di kawasan Indonesia Timur untuk melengkapi studi tekstil tradisional,” kata David.

Ia juga mengenang kunjungan sebelumnya ke Flores Timur pada 2019 saat bertemu Bupati Flores Timur kala itu, Antonius Hadjon, dan mengunjungi Desa Lewokluok.

 

Baca Juga: Di Hadapan 45 Peserta AKPOL, Kapolda NTT Ungkap Fakta Mengejutkan soal Kelulusan

Kehadiran wisatawan mancanegara di Desa Lamahelan dinilai membuka peluang promosi budaya lokal sekaligus memperkuat daya tarik wisata berbasis tradisi di Pulau Adonara.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X