Longsor Tutup Jalan di Bokasape Timur- Wolowaru, Polisi dan Alat Berat Dikerahkan! Jalan Nyaris Lumpuh Total

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Senin, 9 Juni 2025 | 20:55 WIB
Longsor yang terjadi di Desa Bokasape Timur, Kecamatan Wolowaru, Ende, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (8/6/2025).  (Foto Facebook @kakadalenk)
Longsor yang terjadi di Desa Bokasape Timur, Kecamatan Wolowaru, Ende, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (8/6/2025). (Foto Facebook @kakadalenk)

 

REPORTASENTT.COM, ENDE- Kejadian tanah longsor menggemparkan warga Desa Bokasape Timur, Kecamatan Wolowaru, Ende, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (8/6/2025).

Material longsor menutup sebagian badan jalan, memicu kekhawatiran warga akan lumpuhnya akses transportasi.

Namun, tak butuh waktu lama, aparat Polres Ende Polda NTT bersama instansi terkait langsung bergerak cepat.

Baca Juga: Perahu Mogok di Tengah Laut! Nelayan Ini Diselamatkan Satpol Airud Polres Sikka

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ende bersama personel Polsek Wolowaru diterjunkan ke lokasi kejadian guna mengatur arus lalu lintas dan menjamin keselamatan pengguna jalan.

Alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) juga dikerahkan untuk membersihkan timbunan tanah dan batu yang menutup jalan.

Proses evakuasi material longsor dilakukan secara hati-hati mengingat curah hujan yang masih tinggi.

Baca Juga: Warga Tuding Biaya SIM di TTS Melambung, Kapolres AKBP Sigit Harimbawan Ungkap Hal Ini!

 

“Kami berlakukan sistem buka tutup jalan demi kelancaran arus lalu lintas sekaligus menjaga keselamatan warga yang melintas,” tegas Ipda Efram Y. Mosa Rago, Kaur Bin Ops Satlantas Polres Ende yang turut memantau langsung di lokasi.

Ipda Efram juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat melintasi jalur rawan longsor, terlebih saat cuaca ekstrem.

Aksi cepat dan tanggap dari Polres Ende dan dinas terkait pun menuai pujian.


Baca Juga: Dilaporkan ke Polisi Karena Disiplinkan Siswa, Ini Jawaban Tak Terduga Dedi Mulyadi

 

Warga mengaku lega dan terbantu dengan kehadiran aparat di tengah situasi darurat yang mengancam keselamatan mereka.

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X