REPORTASENTT.COM, LEMBATA- Gunung (Ile)Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur kembali menggeliat.
Pagi ini, Minggu (29/6/2025) pukul 08.48 WITA, gunung berapi aktif ini meletus hebat dengan kolom abu membumbung hingga 1.923 meter di atas permukaan laut atau sekitar 500 meter di atas puncak kawah.
Kolom abu berwarna kelabu pekat tampak jelas dengan intensitas sedang, terbawa angin ke arah barat, dan disertai dentuman kuat yang mengejutkan warga di sekitar lereng gunung.
Baca Juga: Apebuan Stadion di Adonara Diresmikan, Gubernur NTT Titipkan Jaket Kehormatan
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi sekitar 39 detik.
Suasana sempat mencekam ketika suara ledakan terdengar hingga beberapa desa di kaki gunung.
Meski status Gunung Lewotolok masih berada di Level II (Waspada), pihak berwenang telah mengeluarkan serangkaian imbauan penting demi keselamatan warga:
Baca Juga: Nyaris Ricuh Gegara Miras! Bhabinkamtibmas Jadi Penengah Dua Warga Bertikai di Kupang
1. Dilarang mendekat dalam radius 2 km dari pusat aktivitas gunung.
Warga di Desa Lamatokan dan Desa Jontona diminta siaga terhadap potensi guguran atau longsoran lava dari sisi timur kawah.
2. Di wilayah selatan dan tenggara, termasuk Desa Todanara, warga diminta tidak beraktivitas dalam radius 2,5 km dari kawah, mengingat potensi bahaya serupa.
3. Desa Amakaka di sisi barat juga mendapat perhatian khusus, aktivitas warga dibatasi dalam radius 2,5 km karena potensi guguran lava dari sisi barat puncak.
Artikel Terkait
Pengerusakan Pasar Tingkat Maumere Picu Gejolak, Forum Lio Bersatu Angkat Bicara, Bongkar Fakta Mengejutkan
Insiden di Pasar Maumere Picu Spekulasi! Ini 5 Pesan Damai Kapolres Sikka
Ketika Air Mata Tukang Ojek di Ende Disambut Pelukan Kapolres: Haru di Hari Bhayangkara ke-79
Nyaris Ricuh Gegara Miras! Bhabinkamtibmas Jadi Penengah Dua Warga Bertikai di Kupang
Apebuan Stadion di Adonara Diresmikan, Gubernur NTT Titipkan Jaket Kehormatan