REPORTASENTT.COM, SIKKA- Polres Sikka menggelar koordinasi dengan Ketua Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Kabupaten Sikka, Paulus Mining Pau, S.H., pada Kamis (28/8) di Kantor TKBM, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok.
Langkah ini dilakukan guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus mengantisipasi potensi unjuk rasa buruh Pelabuhan L. Say Maumere terkait aspirasi kenaikan upah.
Paulus Mining Pau menyampaikan hingga kini belum ada aksi ataupun demonstrasi dari buruh.
Baca Juga: Sengketa Lahan Picu Gesekan Warga NTT dengan Aparat Timor Leste, Polri–TNI Bergerak Cepat
Meski demikian, pihaknya masih menunggu keputusan Pemerintah Daerah mengenai kenaikan upah buruh pelabuhan.
Ia juga menegaskan serikat pekerja di sejumlah perusahaan, seperti Wings, Flow, dan Ewiti, hingga kini belum terbentuk.
Polisi menekankan bahwa apabila buruh berencana melakukan aksi, maka wajib bersurat resmi ke pihak kepolisian agar pengamanan dapat dilakukan sesuai prosedur hukum.
Setiap aksi juga harus mendapat persetujuan dari Ketua TKBM sebagai pihak yang bertanggung jawab atas buruh di Kabupaten Sikka.
Koordinasi yang berlangsung sejak pukul 09.15 hingga 09.45 WITA itu berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Artikel Terkait
Kurang dari 24 Jam, Jatanras Polresta Kupang Kota Amankan Pemuda Diduga Terlibat Kasus Anak
Di Kupang Pinjam HP Serasa Milik Pribadi, Dikembalikan Setelah Polisi Ikut Campur
Salah Tempat Pesta, 5 Pemuda Kupang Dapat Bonus Push Up di Polsek
Kapolresta Kupang Kota Bantah Isu Penjualan Beras SPHP ke Pengusaha
Sengketa Lahan Picu Gesekan Warga NTT dengan Aparat Timor Leste, Polri–TNI Bergerak Cepat