REPORTASENTT.COM, LARANTUKA - Pemerintah Kabupaten Flores Timur memperingati Hari Desa Nasional (Hardesnas) 2026 di Aula Kantor Desa Lewoleba, Kecamatan Ile Mandiri, Kamis (15/1/2026). Peringatan ini mengusung tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia”.
Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen menegaskan desa memegang peran strategis sebagai fondasi pembangunan nasional.
Desa, kata dia, menjadi basis ketahanan pangan, pusat pertumbuhan ekonomi lokal melalui BUMDes, UMKM, dan desa wisata, sekaligus penjaga budaya serta kearifan lokal.
Baca Juga: Dua Kades di Manggarai Timur Diperiksa Tipikor Terkait Proyek Jalan Desa
“Peran desa mencakup pembangunan infrastruktur, ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan, keamanan, hingga pelestarian lingkungan, yang terintegrasi dengan SDGs Desa untuk pemerataan pembangunan nasional,” kata Doni Dihen.
Ia menyebut Dana Desa terbukti mendorong kemajuan desa-desa di Indonesia, termasuk di Flores Timur.
Pada 2025, Dana Desa difokuskan untuk pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, penanganan stunting, penguatan desa digital, penyaluran BLT, penciptaan lapangan kerja, bantuan sosial, pemutakhiran data SDGs Desa, serta pembangunan sarana internet desa.
Baca Juga: Sengketa Jenazah Bikin Tegang Dua Keluarga di Kupang, Polisi Turun Tangan
Menurut Doni Dihen, Hardesnas menjadi momentum memperkuat peran desa sebagai subjek pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Artikel Terkait
DPRD Flores Timur Dorong Tiga Ranperda Tertunda Jadi Prioritas 2026
Kelimutu Masih Normal, Polisi Ingatkan Bahaya Cuaca dan Gas
7 Hari Dicari Tak Ditemukan, Polda NTT Hentikan Operasi SAR Nelayan Flores Timur
Advokat Besuk Pelda Chrestian Namo, Dandenpom Kupang Disebut Tak Berada di Tempat
Dua Kades di Manggarai Timur Diperiksa Tipikor Terkait Proyek Jalan Desa