Cuaca Ekstrem Berujung Petaka di Manggarai Timur, Kondisi Terbaru Longsor Goreng Meni

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Jumat, 23 Januari 2026 | 20:42 WIB
Situasi saat longsor terjadi.
Situasi saat longsor terjadi.

 

REPORTASENTT.COM, BORONG- Hujan deras disertai angin kencang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Manggarai Timur dan memicu longsor di sejumlah titik.

Salah satu lokasi terdampak berada di Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda. Camat Lamba Leda Vitalis Edmundus Lana menyebut longsor terjadi Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 15.00 Wita. Material tanah menimpa rumah milik warga bernama Kongradus Lasa.

Dalam peristiwa tersebut, dua warga sempat tertimbun dan belum ditemukan. Dua korban lain berhasil dievakuasi ke Puskesmas Benteng Jawa untuk mendapat perawatan.

 

Baca Juga: Ikut Demo, Rekam Momen Bakar Jagung, Kini Dituntut 1 Tahun Penjara: Linimasa Kasus Rifa Rahnabila yang Ramai Dibahas di Medsos

 

Satu korban dinyatakan meninggal pada Jumat (23/1/2026), sehingga total korban meninggal menjadi tiga orang.



Longsor juga memaksa warga dari dua dusun mengungsi, yakni Dusun Sosor Alo dengan 90 kepala keluarga dan Dusun Buru Pote sebanyak 137 kepala keluarga.



Bupati Manggarai Timur Agas Andreas meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem.

 

Baca Juga: PELNI Hadirkan KM Lawit di Lewoleba, Penyambutan Dipimpin Bupati Lembata


“Bencana di Goreng Meni menjadi duka bagi seluruh masyarakat Manggarai Timur. Saya meminta keluarga korban tetap tabah. Pemerintah daerah bersama semua pihak terus berupaya menemukan korban tertimbun. Kondisi cuaca masih buruk, masyarakat perlu berhati-hati, terutama malam hari. Jika lingkungan tempat tinggal dinilai tidak aman, segera mengungsi ke lokasi lebih aman,” kata Agas.



Agas juga menyebut pemerintah daerah mengambil langkah taktis melalui koordinasi lintas sektor. Tim BPBD telah berada di lokasi, didukung TNI, Polri, serta Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Manggarai.

 

Wakil Bupati bersama perangkat daerah terkait turut bergerak menuju lokasi bencana. Pemerintah mengajak ASN dan masyarakat membantu korban melalui donasi pakaian layak pakai, makanan, serta kebutuhan mendesak lain melalui Dinas Sosial.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X