Baca Juga: Kabur ke Kupang, Tiga Tersangka Penikaman Atambua Dibekuk Tim Resmob
Setelah itu, tuak dibagikan kepada seluruh peserta secara berurutan sebelum diminum bersama.
Kehadiran seluruh anggota suku dalam ritual ini menegaskan pentingnya kebersamaan dan identitas kolektif.
Tradisi makan jagung tidak hanya menjadi simbol spiritual, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas sosial dalam kehidupan masyarakat Desa Lerahinga.
Artikel Terkait
Seleksi Polri 2026 di Manggarai Barat: 49 Peserta Lolos Tahap Administrasi Awal
Langgar Kode Etik, Dua Anggota Polres Ende Resmi Dipecat Tidak Dengan Hormat
Kuasa Hukum Minta Kasus Narkoba Dihentikan, Soroti Kejanggalan Penangkapan di Pelabuhan Larantuka
Nama Oknum Polisi Disebut dalam Dugaan Rekayasa Kasus Narkotika di Adonara
Muskomcab dan Mapenta Digelar, Pemuda Katolik Manggarai Timur Perkuat Peran Sosial dan Gereja