REPORTASENTT.COM, ADONARA- Warga Desa Lewopao, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, menggelar aksi pemblokiran jalan pada, Senin (3/2/2025) pagi.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kondisi Jalan Trans Ile Boleng yang tak kunjung diaspal meski telah menunggu selama 25 tahun.
Koordinator aksi, Raimundus Kopong, menyatakan aksi ini merupakan bentuk tuntutan warga untuk mendapatkan hak mereka sebagai bagian dari masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Warga Lewopao di Ile Boleng Blokir Jalan Utama Trans Adonara, Protes Ketimpangan Pembangunan
Menurutnya, selama lima hingga tujuh periode kepemimpinan bupati, janji pengaspalan jalan tak pernah terealisasi.
“Ini sudah ganti lima hingga tujuh bupati, tetapi jalan ini belum pernah diaspal. Ini sudah mau masuk periode bupati yang keenam, tetapi janji-janji selama ini hanya tinggal janji,” ujar Raimundus.
Warga juga menyoroti janji yang pernah diucapkan oleh Penjabat (PJ) Bupati Flores Timur, Doris Rihi, yang menyatakan pengaspalan jalan tersebut sudah mencapai 99 persen kepastian.
Namun, hingga kini kata dia, janji tersebut belum terealisasi.
“Kami hanya ingin menuntut hak kami sebagai warga negara Indonesia. Kami ingin jalan ini segera diaspal. Untuk membuka akses jalan ini, kami meminta agar Ibu Bupati dan Ketua DPRD Flores Timur datang langsung ke lokasi,” tegas Raimundus.
Dalam aksi protes tersebut, warga menutup akses jalan dengan menimbun tanah serta menanam pohon pisang sebagai simbol kekecewaan mereka terhadap pemerintah yang dinilai kurang memperhatikan infrastruktur di wilayah mereka.
Baca Juga: BMKG Temukan 3 Bibit Siklon Tropis di Selatan Indonesia, Dampaknya Akan Rasakan Cuaca Ekstrem di NTT
Artikel Terkait
Google Salah Tampilkan Kurs Dollar ke Rupiah Rp8.170, Ini Penyebab dan Bahayanya!
Rumor Perceraian Pangeran Harry dan Meghan Markle Mencuat, Keduanya Digosipkan Tinggal Terpisah
Kedatangan Kapal Induk Prancis di Lombok, Panglima TNI dan Menhan Turun Langsung
Buntut Dugaan Pemerasan WNA, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Copot Pejabat Imigrasi Soekarno- Hatta
Warga Lewopao di Ile Boleng Blokir Jalan Utama Trans Adonara, Protes Ketimpangan Pembangunan