Selain itu, isu kerusakan lingkungan dan ancaman terhadap mata pencaharian warga juga mencuat sebagai alasan penolakan.
Baca Juga: Proyek Sumur Bor Rp610 Juta di Flotim Diduga Dikerjakan Sebelum Tender, DPRD Minta Dihentikan
Jalan Tengah Masih Dicari
Potensi panas bumi di Flores adalah peluang besar bagi kemandirian energi, namun juga mengandung risiko sosial dan ekologis jika pengelolaannya tertutup dan tidak berpijak pada nilai lokal.
Persoalannya bukan hanya soal teknologi, melainkan juga soal kepercayaan.
Di tengah tarik-menarik antara pemerintah, investor, dan masyarakat sipil, satu hal menjadi terang: transisi energi hanya akan berhasil bila dilakukan secara inklusif dan adil.
Baca Juga: Bongkar Akun Rugha Boto! Polres Matim Diduga Lamban, Warganet Geram: Jangan Tutup Mata!
Flores masih menyimpan panas yang belum tentu bisa disulap menjadi terang, tanpa keterlibatan penuh dari rakyat yang menginjak tanahnya sejak lama.