Polemik Panas Bumi di Flores: Potensi Besar, Kepercayaan Publik Kecil

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Selasa, 6 Mei 2025 | 07:39 WIB
Rapat Koordinasi Pengembangan Geothermal di Pulau Flores, di kantor Gubernur NTT. (Foto Facebook Melki Laka Lena)
Rapat Koordinasi Pengembangan Geothermal di Pulau Flores, di kantor Gubernur NTT. (Foto Facebook Melki Laka Lena)

Selain itu, isu kerusakan lingkungan dan ancaman terhadap mata pencaharian warga juga mencuat sebagai alasan penolakan.

Baca Juga: Proyek Sumur Bor Rp610 Juta di Flotim Diduga Dikerjakan Sebelum Tender, DPRD Minta Dihentikan

 

Jalan Tengah Masih Dicari

Potensi panas bumi di Flores adalah peluang besar bagi kemandirian energi, namun juga mengandung risiko sosial dan ekologis jika pengelolaannya tertutup dan tidak berpijak pada nilai lokal.

Persoalannya bukan hanya soal teknologi, melainkan juga soal kepercayaan.

Di tengah tarik-menarik antara pemerintah, investor, dan masyarakat sipil, satu hal menjadi terang: transisi energi hanya akan berhasil bila dilakukan secara inklusif dan adil.

Baca Juga: Bongkar Akun Rugha Boto! Polres Matim Diduga Lamban, Warganet Geram: Jangan Tutup Mata!

Flores masih menyimpan panas yang belum tentu bisa disulap menjadi terang, tanpa keterlibatan penuh dari rakyat yang menginjak tanahnya sejak lama.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X