daerah

BNPB Kirim Tim Darurat ke Nagekeo, Suharyanto Menyusul Usai Tangani Banjir di Bali

Kamis, 11 September 2025 | 08:09 WIB
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat memimpin rapat koordinasi penanganan banjir di Bali. (Foto fanpage BNPB. )

Kerugian material mencakup satu rumah hanyut, dua kantor terdampak, tiga ruas jalan tertutup longsor, dua jembatan rusak, serta lahan pertanian dan ternak terendam.

Baca Juga: Gelombang Anti Nepo Kids Guncang Nepal, Perdana Menteri Mundur

Data kerusakan masih terus diverifikasi tim di lapangan.

Pemerintah Provinsi NTT bersama BPBD telah menyiapkan bantuan logistik berupa selimut, matras, tenda keluarga, peralatan masak, hygiene kit, kasur lipat, hingga makanan bergizi untuk anak-anak.

Bantuan akan dikirim pada Kamis, 11 September, melalui jalur laut Kupang–Aimere.


BPBD Kabupaten Kupang juga menyalurkan bantuan bahan bangunan.

Meski dua jalan utama sudah bisa dilalui, tiga titik akses lain masih lumpuh dan memerlukan alat berat.

Hambatan kian besar karena jaringan listrik dan komunikasi di sejumlah wilayah belum sepenuhnya pulih.


Baca Juga: Berawal dari Rp1,8 Juta, Polisi Temukan Jutaan Uang Palsu di Kupang

Bupati Nagekeo menetapkan status tanggap darurat cuaca ekstrem selama 21 hari, terhitung sejak 9 hingga 30 September 2025.

Pemerintah daerah mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan segera mengungsi bila situasi memburuk.

Halaman:

Tags

Terkini