Baca Juga: Hardesnas 2026 di Flotim, Bupati Doni Dihen: Desa Fondasi Ketahanan Pangan dan Ekonomi Lokal
“Belum dapat dipastikan luka di leher korban disebabkan tembakan senapan angin atau benda lain,” ujarnya.
Penyelidikan kasus ini masih menghadapi sejumlah kendala. Polisi belum mendapatkan saksi mata yang dapat memastikan pelaku penembakan.
Selain itu, belum ada bukti medis yang menguatkan penggunaan senapan angin dalam insiden tersebut.
Baca Juga: Spanduk dan Pagar Dipasang di Tanah Bersertifikat, Pemilik Lahan di Manggarai Timur Protes
“Hingga saat ini, barang bukti yang diamankan baru berupa baju korban. Terlapor masih dalam penyelidikan,” jelas AKP Lufthi.
Untuk memperjelas perkara, Satreskrim Polres Manggarai Barat akan melanjutkan pemeriksaan saksi-saksi serta meminta hasil visum lengkap dari rumah sakit. Polisi juga berencana memeriksa dokter yang mengeluarkan hasil visum sebagai saksi ahli.
“Penyidik sudah memeriksa empat saksi, termasuk korban. Pemeriksaan saksi ahli akan dilakukan untuk memastikan penyebab luka,” pungkasnya.
Artikel Terkait
7 Hari Dicari Tak Ditemukan, Polda NTT Hentikan Operasi SAR Nelayan Flores Timur
Advokat Besuk Pelda Chrestian Namo, Dandenpom Kupang Disebut Tak Berada di Tempat
Dua Kades di Manggarai Timur Diperiksa Tipikor Terkait Proyek Jalan Desa
Hardesnas 2026 di Flotim, Bupati Doni Dihen: Desa Fondasi Ketahanan Pangan dan Ekonomi Lokal
Lesing Mitra Raja Jaya Motor di Adonara Disorot, Warga Diminta Surat Nikah Adat untuk Kredit Motor